Pertahankan Kepercayaan Konsumen, Kemenperin Susun Pedoman AKB Untuk Industri Mamin
- MyCity News

- Aug 21, 2020
- 2 min read
Updated: Aug 21, 2020

Industri makanan dan minuman (mamin) adalah salah satu sektor manufaktur andalan yang berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Dapat dikatakan, industri mamin adalah industri strategis karena memasok pangan bagi masyarakat.
Tak heran, pangan adalah kebutuhan pokok manusia. Dalam situasi apapun, aktivitas produksi tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan.
"Berangkat dari kebutuhan tersebut, Balai Besar Industri Agro (BBIA) Kemenperin telah menyusun buku yang bertajuk Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Industri Pangan. Tujuannya agar bisa menjadi panduan bagi industri pangan dalam melaksanakan aktivitas produksinya," kata Doddy Rahadi, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI), Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (20/8/2020).
Selama ini, pedoman bagi industri yang menjalankan usaha di masa pandemi Covid-19 masih bersifat umum. Perlu pedoman teknis yang spesifik dan praktis terutama bagi industri mamin.
"BBIA Kemenperin menyusun Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru dalam industri pangan, dengan masukan dari Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI)," terang Doddy.
Panduan AKB meliputi hal-hal seperti pembentukan gugus tugas Covid-19, pelaksanaan protokol kesehatan, penyediaan fasilitas, kebersihan diri para karyawan (personal hygiene), dan sanitasi lingkungan kerja yang disusun mengikuti alur proses di industri.
"Buku panduan ini juga berisi penanganan limbah Alat Pelindung Diri (APD), seperti masker yang saat ini banyak digunakan di industri," imbuh Doddy.
Kepala BPPI berharap penerbitan buku pedoman AKB di industri mamin bisa menjaga produktivitas sembari menerapkan protokol kesehatan.
"Hal ini juga akan mempengaruhi pencapaian target pertumbuhan sektor industri mamin sebesar 4-5% di akhir tahun 2020," papar Doddy.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua GAPMMI Adhi Lukman menyampaikan pelaku industri mamin bersyukur masih bisa tumbuh positif di tengah pandemi. Artinya, industri mamin penting bagi pertumbuhan industri nasional.
Di masa pandemi Covid-19, industri mamin mengalami krisis kepercayaan dari masyarakat terkait kualitas produk. Untuk itu, GAPMMI menganggap penting penyusunan pedoman aktivitas industri di sektor pangan.
"Kami mengapresiasi kerja keras rekan-rekan di BBIA. Ini merupakan contoh sinergi yang baik antara dunia usaha dengan pemerintah yang sangat kita butuhkan," tutup Adhi. (Al-Hanaan)
Foto: Kemenperin



Comments