Investor Grab & Tokopedia Rugi Rp133 Triliun
- MyCity News

- May 26, 2020
- 1 min read

Softbank Group, investor dari Grab dan Tokopedia, mencatatkan kerugian bersih tahun fiskal 2019 sebesar 8,9 miliar dolar AS atau setara Rp133,5 triliun akibat pandemi Covid-19 dan kesalahan investasi di startup co-working space dan WeWork.
Seperti dinukil CNBC International, Selasa (26/5/2020), kerugian ini lebih besar dari proyeksi perusahaan sebelumnya sebesar 8,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp123 triliun. Kala itu, pihak manajemen sudah mengingatkan perihal kondisi pasar yang memburuk.
Dalam keterangan pers, SoftBank mengungkapkan divisi investasinya termasuk Vision Fund mendanai para startup unicorn dunia yang terkena dampak buruk dari pandemi Covid-19. Kerugian mencapai 12,6 miliar dolar AS.
"Bila pandemi corona terus berlanjut akan membuat ketidakpastian pada bisnis investasi selama satu tahun fiskal berikutnya," demikian penyataan perusahaan seperti dilansir dari AFP, Selasa (26/5/2020).
Fakta ini akan memberikan tekanan tambahan bagi pendiri SoftBank, Masayoshi Son. Pasalnya, selama ini dia gemar mengguyur dana dalam jumlah besar pada startup unicorn dunia lewat Vision Fund dengan dana kelolaan mencapai 100 miliar dolar AS.
Kebijakan ini pun sering mendapatkan kritikan karena beberapa kali Masayoshi berani berspekulasi untuk menyuntikkan dana besar bagi startup dengan model bisnis tak jelas.
Apalagi SoftBank kini harus berurusan dengan Wework. Masayoshi mengakui keputusannya untuk investasi di WeWork sebagai sebuah kebodohan. Anjloknya valuasi startup ini juga menjadi salah satu faktor penyebab SoftBank rugi besar. (Arie Nugroho)



Comments