top of page

Pandemi Covid-19, Ratusan CEO Bagikan Gajinya

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • May 29, 2020
  • 2 min read


CEO di salah satu perusahaan terbesar di Amerika Serikat berpenghasilan bersih 12,3 juta dolar AS per tahun. Dengan demikian, rentang jumlah penghasilan antara bos dan angkatan kerja melebar jauh.


Median bayaran CEO dalam survei yang diadakan oleh Associated Press merangkak naik sebesar 4,1% tahun lalu. Sementara bayaran untuk rata-rata pekerja meningkat 3,2%.


Ini membutuhkan waktu dua kali seumur hidup untuk pekerja biasa pada kebanyakan perusahaan S&P 500 agar punya penghasilan setara CEO mereka. Dua kali seumur hidup itu setara dengan 169 tahun!


Melansir CBS News Jumat (29/5/2020), Lia Su dari Advanced Micro Devices berada di urutan teratas. Dia memperoleh penghasilan 58,5 juta dolar AS setelah mengelola saham perusahaan di perusahaan S&P 500 selama dua tahun berturut-turut. Dia adalah wanita pertama yang berhasil berada di jabatan tertinggi sejak survei bayaran tahunan AP dimulai pada 2011.


CEO Alphabet, Sundar Pichai dan CEO Intel, Robert Swan mempunyai paket yang dinilai bahkan lebih tinggi daripada Lisa Su. Dua CEO itu tidak dimasukkan daftar karena survei hanya untuk bos S&P 500 yang menjabat selama dua tahun terakhir.


Tentu, hasil survei sebelum pandemi virus Corona menjungkir balik dunia. Sekarang, ada kesempatan bagi pandemi untuk meningkatkan kemarahan akibat ketidaksetaraan pendapatan.


Ratusan CEO mengatakan akan menyerahkan sebagian atau seluruh gaji mereka. Huru-hara di pasar modal dan ekonomi global juga bisa mengancam saham kompensasi (stock awards) dan bonus yang menyusun sebagian besar gaji CEO.


CEO mendapat gaji dan bonus uang tunai. Termasuk stock awards dan option grants yang diberikan jika harga saham perusahaan naik di masa mendatang. Dalam banyak kasus, stock awards dan option grants diberikan pada CEO atas performa yang baik di tahun sebelumnya.

Peningkatan 4,1% dalam bayaran median merupakan penurunan untuk CEO S&P 500. Tahun lalu bayaran mereka melompat 7,2%. Bahkan lebih besar di tahun-tahun sebelumnya.


Di Eastman Chemical, nilai kompensasi CEO Mark Costa menurun 11% hingga $14 juta tahun lalu. Costa melebihi target untuk pertumbuhan dan inovasi di 2019 tetapi ia hanya setengah memenuhi target yang dihasilkan perusahaan, keamanan karyawan, dan target lainnya. Dia menerima 377.000 dolar AS yang oleh perusahaan disebut “unit performance plan” turun dari $1,5 juta tahun lalu.


Sejak penutupan akibat virus Corona, 36 juta orang Amerika menganggur dan banyak eksekutif top membagikan sebagian bahkan seluruh gajinya. Disney telah meliburkan 120.000 karyawan dan Iger setuju untuk memberikan semua gajinya sepanjang akhir tahun fiskal.


CEO Comcast Brian Roberts berjanji mendonasikan semua gajinya ke badan amal yang mendukung penanganan Covid-19.


Gaji CEO sebenarnya hanya 10% dari total kompensasi tiap tahun. Apa yang masuk ke dalam kantong CEO sebenarnya adalah harga saham yang mempengaruhi nilai saham yang diberikan pada mereka, termasuk bonus.


“Pasar saham sendiri menyebabkan penurunan nilai yang signifikan untuk para eksekutif,” kata Kelly Malafis, partner di Compensation Advisory Partners.


Kejatuhan ekonomi yang mendadak dan tak terduga membuat investor berjaga-jaga untuk mengorganisasi target performa CEO dan membantu mereka mudah mencapainya. CEO juga diberikan saham yang lebih besar karena harga saham anjlok. Perusahaan melakukan ini seperti krisis keuangan 2008. (Al-Hanaan)

Comments


bottom of page