Utang Pemerintah Capai Rp5.434 T per Juli 2020, Aman atau Ancaman?
- MyCity News

- Aug 28, 2020
- 2 min read

Utang Pemerintah Pusat sebesar Rp5.434,86 triliun per Juli 2020. Angka ini meningkat sebesar 18% atau Rp831,24 triliun dibandingkan Juli 2019 yang mencapai Rp4.603,62 triliun.
Angka ini juga meningkat Rp170,79 triliun dibandingkan Juni 2020 yang mencapai Rp5.264,07 triliun.
Berdasarkan buku APBN KiTa edisi Agustus tentang realisasi Juli 2020, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan utang pemerintah didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 84,57% dan pinjaman 15,43%.
Meski demikian, rasio utang sebesar 33,63% terhadap produk domestik bruto (PDB). Sedangkan batas maksimal rasio utang di Undang-undang Keuangan Negara Nomor 17 Tahun 2003 sebesar 60%. Artinya, utang sebesar lima ribu triliun itu masih aman.
"Pemerintah berkomitmen untuk melakukan pengelolaan utang dengan prudent dan akuntabel demi mendukung APBN yang kredibel, utamanya di tengah kejadian extraordinary Covid-19 yang memerlukan extraordinary effort," tulis buku APBN KiTa, dilansir Jumat (28/8/2020).
Secara rinci, utang SBN sebesar Rp4.596,26 triliun yang terdiri dari SBN Domestik Rp3.351,13 triliun dan SBN Valas Rp1.245,13 triliun.
Adapun utang pinjaman sebesar Rp838,60 triliun yang terdiri dari pinjaman dalam negeri Rp10,53 triliun dan pinjaman luar negeri Rp828,07 triliun.
Untuk pinjaman luar negeri terdiri dari pinjaman bilateral Rp318,24 triliun, pinjaman multilateral Rp465,03 triliun dan commercial bank Rp44,80 triliun.
Utang pemerintah terhadap pendapatan dalam negeri adalah rasio utang pemerintah terhadap pendapatan negara dan hibah.
Adapun utang dalam negeri pemerintah adalah utang yang dimiliki Pemerintah Pusat yang berasal dari pemberi pinjaman dalam negeri dan SBN Rupiah dan SBN Valas yang dimiliki oleh penduduk.
SBN Rupiah terdiri atas Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Sebagai perbandingan, posisi utang pemerintah hingga akhir Maret 2020 mencapai Rp 5.192,56 triliun dengan rasio utang ini sebesar 32,12% terhadap PDB. Dapat dikatakan, utang pemerintah per Juli 2020 naik 1,51% dibandingkan Maret 2020. (Al-Hanaan)



Comments