top of page

Uji Klinis fase III, Erick Thohir: Kalau Baik, Bulan Januari-Februari Kita Vaksinasi Massal

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Aug 18, 2020
  • 2 min read


Pada acara Nusantara Fashion Festival 2020, Minggu (16/8/2020), Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir memberikan kabar terbaru perihal perkembangan uji klinis fase III vaksin Covid-19 di Bandung.


"Kita harapkan imunisasi kepada relawan sudah berjalan hampir 10 hari sekarang. Mudah-mudahan saja nanti dalam dua minggu ke depan, sebagian pasti kan ada informasi terbaru," kata Erick.

"Tetapi memang untuk amannya uji klinis ini kurang lebih enam bulan. Makanya seperti yang sudah saya sampaikan, Insya Allah kalau semuanya baik, pada bulan Januari-Februari kita bisa lakukan vaksinasi secara massal. Nah karena itu kita berharap semuanya baik," tambah Erick.


Pemerintah tak hanya bergantung pada vaksin hasil kolaborasi dengan China Sinovac, tetapi juga vaksin Merah-Putih yang sedang dikembangkan oleh instansi pemerintah dan universitas dalam negeri.


"Kita juga sangat berharap juga vaksin Merah-Putih juga bisa ada. Karena saat ini kan kita masih melakukan kerja sama dengan negara-negara lain," kata Erick.

"Tetapi kalau vaksin Merah-Putih juga bisa didapatkan yang katanya 2021, memang pada imunisasi massal kan waktunya berbulan-bulan, tidak langsung selesai dalam satu bulan, nah pada saat itu kita harapkan vaksin Merah-Putih juga bisa ada, selain yang kita kerja sama dengan banyak negara lain itu," lanjut Erick.


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan uji klinis fase III vaksin Covid-19 yang digelar di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Selasa (11/8/2020).


"Hari ini saya hadir di Fakultas Kedokteran UNPAD di Bandung, Jawa Barat ini, dalam rangka melihat secara langsung pelaksanaan penyuntikan yang perdana. Untuk imunisasi, untuk 1.620 relawan yang akan diujicobakan dan kita berharap uji klinis yang ke-3 ini nantinya Insya Allah akan diselesaikan dalam enam bulan ini," kata Presiden.


"Dan kita harapkan nanti di bulan Januari kita sudah bisa memproduksi dan sekaligus juga kalau produksinya sudah siap langsung diberikan vaksinasinya kepada seluruh masyarakat di tanah air," lanjut Presiden.

Jokowi mengatakan vaksin diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero) sebanyak 100 juta vaksin pada Agustus 2020.


"Tetapi nantinya di akhir tahun 2020 di Desember meningkat menjadi 250 juta vaksin. Artinya vaksin inilah yang nanti akan digunakan untuk vaksinasi di tanah air," tandas Presiden. (Al-Hanaan)


Foto: Erick Thohir Twitter



Comments


bottom of page