Twitter Tutup Permanen Akun Sayap Kanan Pendukung Trump
- MyCity News

- Jun 25, 2020
- 1 min read

Media sosial Twitter menutup secara permanen akun sayap kanan pendukung Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, karena melanggar kebijakan hak cipta. Langkah tersebut diambil setelah akun tersebut mengunggah video balita yang diubah konteksnya.
Video terebut dicuit ulang oleh Trump. Ini menjadi kali kedua Twitter mengambil tindakan atas cuitan Trump. Sebelumnya, Twitter menandai cuitan Trump yang berisi ancaman bakal menerapkan kekauatan serius terhadap pengunjuk rasa di Washington DC.
Hal tersebut berbuntut amarah Trump. Dia sempat mengancam bakal mengubah Undang-undang Media Sosial setelah Twitter melabeli cuitannya sebagai menghasut kekerasan.
Baca Juga:
Kembali ke video bayi yang dicuit ulang Trump, Twitter menganggap video tersebut sebagai manipulasi media. Video asli yang viral memperlihatkan bayi Afrika-Amerika bersahabat dengan bayi kulit putih. Tapi dalam video yang diunggap Trump, diubah konteksnya dengan keterangan, 'Bayi lari ketakutan dari bayi rasis.'
Video yang diubah konteksnya itu pertama kali diunggah oleh akun Carpe Donktum. Akun yang dikenal sebagai pendukung Trump. Twitter mengatakan mereka telah menutup akun tersebut tanpa batas waktu karena berulang kali melanggar kebijakan hak cipta.
"Saya menerima perintah dari DMCA (Digital Millennium Copyright Act) untuk menurunkan video itu pagi ini dan beberapa jam kemudian datang surat penutupan akun," tulis Donktum di platform konten digital lainnya, Locals.
Twitter tidak memberitahu bagaimana ia dapat kembali menggunakan akun tersebut. "Jadi saya berasumsi ini untuk terakhir kalinya dan permanen," tambah Donktum. (Arie Nugroho)



Comments