Suka Belanja Online? Tenang, Virus Covid-19 Tak Bisa Menular lewat Paket
- MyCity News

- Jun 2, 2020
- 2 min read

Merebaknya Covid-19 di pusat logistik yang dikelola oleh salah satu perusahaan online terbesar Korea Selatan menimbulkan kekhawatiran apakah virus Corona bisa menyebar melalui paket.
Melansir Reuters, Selasa, (2/6/2020), lebih dari 117 kasus Covid-19 dikaitkan dengan gudang dekat Seoul yang dimiliki e-commerce Coupang. Tidak ada kasus yang dikaitkan dengan pengiriman dan pejabat kesehatan Korea Selatan meremehkan peluang terjadinya infeksi melalui paket.
Sementara infeksi dari sentuhan permukaan boks atau bubble wrap dikirimkan oleh pekerja logistik yang terinfeksi virus bisa mengkhawatirkan, Korea Center for Disease Control and Prevention mengatakan transmisi dengan cara ini tidak mungkin.
“Tidak ada pertanda transmisi global sejauh ini dari paket yang dikirimkan,” kata wakil mentri kesehatan Kim Gang-lip.
Namun, otoritas kesehatan dan ahli penyakit menular tidak mengabaikan kemungkinan infeksi jika seseorang menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah kontak dengan paket yang terkontaminasi.
WHO mengutip penelitian laboratorium yang menemukan bahwa virus Corona yang menyebabkan Covid-19 bisa bertahan lebih dari 24 jam di karton dan 72 jam di plastik dan logam stainless steel.
Kim Woo-joo, profesor penyakit menular di Rumah Sakit Guro Universitas Korea, mengatakan virus juga bisa bertahan di permukaan bubble wrap.
“Virus bisa bertahan lebih dari 24 jam di karton dan lebih dari tiga hari di permukaan keras seperti stainless steel. Tidak ada penelitian terhadap bertahannya virus di bubble wrap namun durasi bertahannya bisa selama antara karton dan stainless steel,” ujar Kim Woo-joo.
Banyak e-commerce yang menyediakan layanan bullet delivery, yaitu pengantaran kurang dari satu hari. Namun, para ahli mengatakan ini bisa meningkatkan risiko penyebaran virus karena paket tidak diam dalam waktu lama. Paket yang sering berpindah tangan dan tempat memudahkan menjadi perantara virus.
“Kita sebaiknya mempertimbangkan suhu dan kelembapan paket. Tetapi ada kemungkinan infeksi jika paket dibungkus dalam semalam,” kata ahli penyakit menular, Shin Hyoung-shik.
Lain profesor, lain pula pendapatnya. Profesor Ki Mo-ran, ahli kanker dan kesehatan masyarakat di National Cancer Center mengatakan virus tidak mudah mengontaminasi paket. Orang tak akan terinfeksi virus sepanjang masih rajin cuci tangan.
“Hanya virus kecil saja tak sebegitu menular. Penanganan toilet umum yang buruk itu lebih berbahaya,” pungkasnya. (Al-Hanaan)
Photo by Norma Mortenson from Pexels



Comments