Sempat Salah Diagnosa, Anak Jonathan Ross Menderita Autis
- MyCity News

- May 17, 2020
- 2 min read

Jonathan Ross mengungkapkan salah satu anaknya menderita gangguan spektrum autis. Ia baru menyadari kondisi anaknya setelah dewasa. Presenter televisi itu mengatakan anaknya mengalami salah diagnosa pada tahun 1990an.
“Saya yakin betul salah satu anak saya menderita gangguan autisme,” katanya pada Rob Beckett dan Josh Widdicombe pada siniar Lockdown Parenting Hell.
“Dia sangat lambat berbicara dan dia berkonsentrasi pada barang-barang tertentu tanpa memdulikan sekitarnya. Dia bersikap sangat tidak biasa dengan banyak orang,” ungkap Jonathan Ross, seperti dinukil Mirror, Minggu (17/5/2020).
Jonathan menunjukkan laporan medis dan dinyatakan bahwa anaknya autis padahal sebelumnya tidak. Autisme adalah gangguan majemuk yang tak bisa hilang meski diterapi.
Meski demikian, ia tidak mengatakan putrinya yang mana yang menderita gangguan autisme.
Jonathan Ross dan Jane punya tiga anak. Salah satu anaknya, Honey Kinny bekerja sebagai influencer pakaian jumbo.
Debut Honey di London Fashion Week awal tahun ini. Ia menceritakan bagaimana tahun-tahun hidup di industri ‘toksik’ telah memberikan kepercayaan diri bagi tubuhnya.
“Aku berukuran 18 dan aku lebih percaya diri daripada kawan-kawanku yang kurus. Aku berharap aku lebih percaya diri dan aku bilang, ‘kamu punya tubuh yang masyarakat sukai,” tandasnya pada Februari.
“Aku kenal banyak cowok yang menderita gangguan makan (eating disorder) tapi dalam kelompokku, tiga dari teman-temanku menderita gangguan makan yang mengancam nyawa,” ungkapnya.
“Teman-temanku hampir mati namun orang-orang selalu berkata, ‘ya, tapi dia terlalu gendut’,” dia menambahkan.
Honey sering mengunggah foto dirinya berbalut bikini dan lingerie di Instagram. Ia membagikan reaksi positif yang ia dapatkan dari perempuan lain.
“Alasan aku selalu mengunggah seperti ini adalah karena aku menerima pesan yang isinya, ‘Aku membuang timbanganku karenamu',” terang Honey.
“Atau remaja mengatakan, ‘kamu menginspirasiku untuk keluar dengan pakaian pendek’ dan itu membuatnya merasa berguna.”
“Kita semua tumbuh dalam budaya makan yang sama. Aku tumbuh di industri ini yang mana cukup toksik dan aku tidak pernah melihat orang sepertiku. Aku selalu melihat orang melakukan diet sembarangan.”
Honey pada mulanya anak yang normal. Sampai akhirnya berat badannya naik dan banyak yang kasihan melihatnya.
Banyak orang ngomong pada orangtuanya, 'Kamu tidak mengajaknya ke gym? Tidak menyuruhnya diet?'
"Banyak orang pikir itu tindakan baik namun aslinya itu merusak,” dia memungkasi.
Foto: IG @honeykinny



Comments