Pulihkan Ekonomi Daerah, Presiden Bangun Padat Karya Tunai di Kalteng
- MyCity News

- Jul 10, 2020
- 1 min read

Pada Kamis (9/7/2020), Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan proyek padat karya di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Proyek Padat Karya Tunai masih berada di kawasan pengembangan lumbung pangan nasional.
Proyek itu masih satu bagian dari program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI). Tujuan P3-TGAI adalah menyediakan air bagi kawasan pedesaan dengan melakukan perbaikan, rehabilitasi, dan peningkatan jaringan irigasi desa.
Di tengah pandemi Covid-19, ekonomi harus pulih sembari menjaga kesehatan. Untuk itu, pemerintah mendorong kebijakan Padat Karya Tunai di daerah untuk mempertahankan daya beli masyarakat.
Anggaran untuk proyek Padat Karya Tunai sebesar Rp11,2 Triliun pada 2020. Proyek Padat Karya Tunai mempunyai 23.392 lokasi pengerjaan dan menyerap 612.956 pekerja setempat.
Untuk Pulau Kalimantan, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 865,35 miliar untuk program Padat Karya Tunai di 1.537 lokasi pengerjaan. Harapannya, program ini dapat memberdayakan 43.016 pekerja setempat dengan durasi pengerjaan proyek selama 30 hingga 100 hari.
Dalam kunjungan kerja itu, Presiden Jokowi ditemani antaranya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, dan Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo. (Al-Hanaan)
Foto: Setneg



Comments