top of page

Presiden Jokowi Yakin Indonesia Bisa Antisipasi Pertumbuhan Ekonomi Negatif

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Jul 16, 2020
  • 1 min read


Presiden Joko Widodo mengarahkan para gubernur untuk menangani pandemi Covid-19 di Istana Kepresidenan Bogor pada Rabu (15/7/2020).


Di tengah situasi sulit, pemerintah pusat dan daerah harus bekerja keras dengan cara yang luar biasa.


"Mengendalikan dua hal ini, ekonomi dan kesehatan, betul-betul harus terjaga dengan baik. Enggak bisa lagi kita kerja dengan SOP normal, enggak bisa. Kita harus kerja dengan SOP yang ada terobosannya," kata Presiden Jokowi.


Ada dua tujuan dalam penanganan pandemi Covid-19 di bidang kesehatan, yaitu menekan angka kematian akibat Covid-19 dan meningkatkan angka kesembuhan. Belum lagi upaya penanganan ekonomi yang berjalan beriringan dengan kesehatan.


"Bukan barang yang gampang. Sekali lagi, ini bukan barang yang gampang," ujar Presiden Jokowi.


Perekonomian dunia selama pandemi Covid-19 mengalami pertumbuhan negatif. Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) memperkirakan pertumbuhan ekonomi empat negara negatif. Empat negara itu diantaranya Prancis minus 17,2 persen; Inggris minus 15,4 persen; Jerman minus 11,2 persen; dan Amerika minus 9,7 persen. Presiden Jokowi yakin Indonesia bisa mengantisipasi pertumbuhan negatif itu.


"Oleh sebab itu, di semester kedua, terutama di kuartal ketiga, kita harus berani berbuat sesuatu untuk ini diungkit ke atas lagi," ucap Presiden. (Al-Hanaan)



Foto:

Comments


bottom of page