Presiden Jokowi Percepat Belanja Pusat dan Daerah Demi Pulihkan Ekonomi
- MyCity News

- Jul 16, 2020
- 1 min read

Pada Rabu (15/7/2020), Presiden Joko Widodo meminta para kepala daerah untuk mempercepat belanja pemerintah daerah. Bagi Presiden Jokowi, pembelanjaan anggaran baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah adalah satu-satunya cara memulihkan ekonomi nasional.
"Kita tidak bisa mengharapkan lagi yang namanya investasi, itu pasti minus pertumbuhannya. Yang bisa diharapkan sekarang ini yaitu belanja pemerintah," kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.
Kepala Negara mengingatkan anggaran pemerintah daerah di bank sebesar Rp 170 triliun. Tiap hari Presiden memantau penyerapan anggaran kementerian dan memegang informasi penyerapan anggaran pemerintah daerah.
"Uang Pemda yang ada di bank itu masih Rp170 triliun, besar sekali ini. Saya sekarang cek harian. Kementerian saya cek harian, berapa realisasi, ketahuan semuanya. Harian pun sekarang ini saya pegang, provinsi, kabupaten, dan kota," jelas Presiden Jokowi.
Presiden juga merinci penyerapan anggaran belanja modal sejumlah daerah yang masih rendah.
"Birokrasi kita harus kita ajak agar ada speed di sini. Hati-hati, ini kalau tidak kita ingatkan, belanja modalnya masih rendah-rendah semuanya," kata Presiden Jokowi.
Serupa dengan yang disampaikan pada jajaran di Kabinet Indonesia Maju. Presiden Jokowi mengatakan manajemen pemerintahan yang digunakan dalam situasi ini adalah manajemen dalam konteks krisis.
Untuk itu, perlu kerja-kerja luar biasa pemerintah daerah untuk menangani dampak pandemi di daerahnya baik dari sektor kesehatan maupun ekonomi.
"Saya meyakini para kepala daerah, utamanya para gubernur, bisa mengontrol manajemen pengendalian Covid ini sehingga benar-benar kita dianggap memiliki kemampuan dalam mengelola negara ini," ucap Presiden. (Al-Hanaan)
Foto: Setneg



Comments