Presiden Dorong Pamong Praja Ciptakan Budaya Kerja Inovatif dan Percepat Birokrasi
- MyCity News

- Jul 29, 2020
- 2 min read
Updated: Jul 31, 2020

Untuk kesekian kalinya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya kecepatan dan efisiensi negara agar memenangkan persaingan di kancah internasional. Negara yang keluar sebagai pemenang bukan lagi negara yang besar melainkan negara yang cepat.
Saat memberikan amanat pada pelantikan pamong praja muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Presiden Jokowi berpesan untuk menciptakan budaya kerja yang inovatif, cepat, dan efisien dalam birokrasi.
"Di sinilah justru letak permasalahan pemerintahan kita, terlalu banyak aturan yang membelenggu diri sendiri, terlalu banyak prosedur, terlalu banyak tahapan-tahapan prosedur. Birokrasi telah terjebak oleh aturan yang menyulitkan, yang dibuatnya sendiri," kata Presiden di Istana Kepresidenan Bogor pada Rabu (29/7/2020).
Presiden Jokowi berharap para pamong praja muda bisa memberikan pemikiran baru bagi birokrasi yang efisien dan berorientasi hasil. Hasil itu dapat dirasakan oleh rakyat dalam situasi normal maupun krisis pandemi.
"Saya mengajak Saudara-saudara untuk mengawal perubahan cara kerja baru. Dari cara kerja yang rumit, yang lambat, menjadi cara kerja yang cepat. Dari regulasi yang banyak dan rumit, ke regulasi yang sedikit dan sederhana. Dari SOP yang berbelit-belit, ke SOP yang mudah dan sederhana," ucap Presiden.
Menurut Kepala Negara, para pamong praja muda adalah masa depan pemerintahan di tingkat pusat hingga pelosok. Merekalah yang menentukan reformasi di instansi masing-masing.
"Tangan kalianlah yang akan menjalankan adaptasi dan reformasi itu. Hati kalianlah yang akan merawat kedekatan dengan rakyat dan yang melayani rakyat. Tekad kalianlah yang akan memperkokoh Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," tandas Presiden.
Hari pelantikan adalah permulaan perjalanan dharma bakti pamong praja untuk negeri dan momen untuk menunjukkan prestasi sebagai pamong praja yang melayani rakyat.
"Tunjukkan integritas, tunjukkan loyalitasmu kepada masyarakat, kepada bangsa, dan negara. Tunjukkan kecerdasan dan ketangkasanmu untuk menghadapi perubahan zaman. Tunjukkan kemampuanmu untuk memberikan rasa keadilan dan kesejahteraan," ucap Presiden.
Di penghujung pelantikan, Kepala Negara mengingatkan pencapaian pamong praja tak lepas dari jerih payah berbagai pihak, terutama orang tua, dosen, pelatih, dan pengasuh kampus. Dengan demikian, para pamong praja harus mensyukuri kesempatan dan dukungan itu.
"Selamat bertugas para Pamong Praja Muda Indonesia. Teruslah belajar mengikuti perkembangan zaman. Jaga integritasmu sebagai pelayan masyarakat, jagalah kehormatan dirimu sebagai Abdi Negara, buatlah Indonesia maju di tangan Saudara-saudara," pungkas Presiden. (Al-Hanaan)
Foto: Setneg



Comments