top of page

Pandemi Covid-19, Perusahaan Gas Negara Bukukan Pendapatan Rp21,49 Triliun

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Sep 5, 2020
  • 1 min read


Di tengah pandemi Covid-19, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) justru membukukan pendapatan sebesar 1.469,17 juta dolar AS atau Rp21,49 triliun pada semeseter I 2020.


Pendapatan tersebut sebagian besar berasal dari hasil penjualan gas sehingga PGN konsolidasi berhasil mencatat Laba Operasi sebesar 193,09 juta dollar AS dan earnings before interest, tax, depreciation, and amortization (EBITDA) 390,17 juta dolar AS.


“Kondisi tersebut, berpengaruh kepada usaha PGN, khususnya sektor hulu yang tergantung pada market, terutama harga minyak dan gas (migas) serta harga LNG,” ucap Arie dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/9/2020).


Baca Juga:


Rendahnya harga migas menyebabkan penurunan pendapatan sektor hulu, sedangkan biaya pengoperasian tidak serta-merta mengikutinya. Harga migas yang tidak sebaik proyeksi pada akhir tahun 2019 berpengaruh pada pendapatan dari upstream dan recoverability aset-aset di hulu yang dikelola PT Saka Energi Indonesia (SEI).


Faktor-faktor di atas menyebabkan laba konsolidasi yang didistribusikan ke entitas induk pada semester I 2020 menjadi sebesar 6,7 juta dolar AS.


Untuk semester II, manajemen berupaya maksimal untuk meningkatkan pendapatan perseroan dan tetap disertai dengan efisiensi dari sisi biaya. Dengan demikian, kinerja keuangan perseroan menjadi lebih baik.


Meski demikian, Arie menjelaskan, posisi keuangan PGN konsolidasi saat ini dalam kondisi cukup baik dengan posisi kas dan setara kas per 30 Juni 2020 sebesar 1,24 miliar dolar AS. Posisi ini lebih baik jika dibandingkan posisi per 31 Desember 2019, yaitu sebesar 1,04 miliar dolar AS. (Arie Nugroho)




Comments


bottom of page