top of page

Menteri Baru Tak Paham Birokrasi Perlambat Penyerapan Anggaran

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Aug 20, 2020
  • 1 min read


Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan banyak menteri di kabinet sekarang yang baru pertama kali menjabat. Tidak semua menteri paham birokrasi dan ini merupakan tantangan tersendiri.


"Beberapa menteri juga masih baru. Tidak semua benar-benar paham birokrasi, belum pernah bekerja di pemerintah," katanya, Rabu (19/8/2020).

Hal ini berdampak pada realisasi belanja negara yang rendah terutama dalam pengurangan Covid-19.


Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengimbau belanja untuk penanganan Covid-19 bisa diserap dengan cepat agar masyarakat terbantu dan perekonomian kembali bangkit.


Pemerintah harus bergerak cepat memulihkan kesehatan masyarakat agar perekonomian tak jatuh ke jurang resesi.


Anggaran terus mengalami perubahan dari sisi peningkatan belanja dan penggunaannya. Banyak anggaran kementerian/lembaga yang direalokasi untuk penanganan Covid-19.


Itulah sebabnya peran menteri yang cepat dan tanggap dalam merealokasi dan refocusing anggaran sangat diperlukan.


Sayang, banyak menteri baru yang belum paham birokrasi dan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) membuat koordinasi dilakukan secara virtual.

"Kalau mereka ngga WFH, mereka bisa di kantor saja 24/7 berdiskusi secara intensif," katanya.


"Pemerintah sedang fokus pada implementasi, apa di sektor kesehatan yang masih perlu dialokasikan? Kalau sudah tidak perlu, kita bisa melihat sektor lain yang memerlukan. Kita sedang bekerja gila-gilaan ini untuk melihat detailnya di masing-masing sektor," lanjut Sri Mulyani. (Al-Hanaan)


Foto: Istimewa


Comments


bottom of page