Kemenhub Garap Proyek Strategis Darat Untuk Gerakkan Roda Ekonomi
- MyCity News

- Aug 21, 2020
- 2 min read

Kementerian Perhubungan mengerjakan proyek strategis sektor transportasi darat demi menggerakkan perekonomian dan merekatkan keberagaman masyarakat Indonesia.
"Sektor transportasi darat, seperti transportasi jalan, perkotaan, angkutan sungai, danau dan penyeberangan (ASDP) memiliki peran yang vital dalam menyatukan keberagaman nusantara," kata Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan saat Webinar Transportasi Untuk Merajut Keberagaman Episode 3 : Moda Transportasi Darat, Rabu (19/8/2020).
Menteri Perhubungan (Menhub) mengatakan dua proyek strategis di sektor transportasi tengah akan dikerjakan Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Darat.
Pertama, subsidi angkutan perkotaan (Buy The Service) di lima kota (Palembang, Solo, Yogyakarta, Medan, dan Denpasar).
Kedua, revitalisasi beberapa Terminal Tipe A di 15 lokasi seperti Terminal Harjamukti Cirebon dan Terminal Tirtonadi Surakarta.
Selain itu, ada enam pekerjaan rumah Kemenhub, diantaranya:
1) Kerjasama Pemanfaatan (KSP) Terminal Penumpang Tipe A Sukabumi;
2) Kegiatan BLUe (Bukti Lulus Uji Elektronik);
3) Dukungan transportasi darat di KSPN Wakatobi, Morotai, dan Likupang;
4) Pembangunan 12 pelabuhan di Sumatera Utara, khususnya sekitar Danau Toba seperti di Ajibata, Ambarita, Simanindo, dan Tigaras;
5) Pembangunan terminal barang internasional di 6 lokasi di Provinsi Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua; dan
6) Pembangunan sejumlah sarana transportasi darat seperti kapal penyeberangan sebanyak 9 unit, bus air 4 unit, dan bus sekolah sebanyak 280 unit.
"Seperti yang sudah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia saat pidato Sidang Tahunan dan Sidang Bersama MPR/DPR pada tanggal 14 Agustus lalu yaitu bahwa dalam situasi krisis akibat pandemi ini, justru kita harus terus bergerak membuat terobosan untuk menciptakan lompatan kemajuan. Di sektor transportasi darat, sejumlah proyek strategis tadi adalah terobosan-terobosan yang dilakukan," terang Menhub.
Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarvest), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah mendorong peningkatan sektor transportasi darat, seperti kendaraan berbasis baterai/listrik untuk mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil.
Baca Juga: Kinerja Ekspor Impor Surplus US$3,26 miliar, Airlangga: Surplus Dagang RI Tertinggi Selama 9 TahunLebih jauh, sektor transportasi meningatkan peran angkutan penyeberangan yang berperan sebagai penghubung antarwilayah di Indonesia dengan menyediakan 121 lintasan, 35 pelabuhan dan 151 kapal yang dikelola oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
Pemerintah juga mendorong transportasi daring untuk mengembangkan e-commerce yang meningkat secara signifikan.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019, e-commerce meningkat 78% dalam kurun 10 tahun terakhir. Total e-commerce mencapai 26,2 juta unit.
Selama 2018, nilai transaksi sebanyak Rp17,21 triliun dengan lebih dari 24 juta transaksi. Dari transaksi tersebut, penggunaan jasa kurir online berbasis aplikasi (ojek daring) sebesar 19,66%.
"Transportasi darat memegang peranan penting guna pengembangan konektivitas nasional dan berkontribusi signifikan terhadap pembangunan nasional. Sektor ini akan memberikan multiplier effect ke berbagai sektor yang pada akhirnya akan membangkitkan perekonomian nasional," kata Luhut.
Pada kesempatan itu, Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Benny Susetyo berpendapat bahwa penyediaan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat merupakan perwujudan dan internalisasi dari sila ketiga dan kelima Pancasila.
Bagi Benny, pembangunan sarana dan prasarana seperti transportasi yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia itu sangat mengedepankan nilai kemanusiaan.
"Upaya kemenhub untuk menyediakan fasilitas kendaraan yang aman, nyaman dan sehat, serta penumpangnya yang punya nilai solidaritas dan kesopanan, pada dasarnya adalah upaya untuk memuliakan manusia. Dan bagi saya, memuliakan manusia itu sama dengan memuliakan Tuhan," tutur Benny. (Al-Hanaan)
Foto: Ayo Jakarta



Comments