top of page

Jokowi Senang Kawasan Industri Diincar Pengusaha, Ketum HKI Sesalkan Hal Ini

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Aug 24, 2020
  • 2 min read

Presiden Joko Widodo (Jokowi) senang karena banyak pabrik Cina yang akan relokasi ke Indonesia, terutama di kawasan industri Batang, Jawa Tengah.


Kawasan Industri Batang merupakan magnet penarik untuk mengundang investor baik asing maupun domestik. Pemerintah akan menggratiskan lahan sewa di kawasan industri milik BUMN selama 10 tahun kepada investor.



Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI), Sanny Iskandar mengatakan pengelola kawasan industri kewalahan menghadapi tingginya permintaan investor yang mencari lahan industri.


"Kita sampai kewalahan menerima investor asing, kenapa harus gratis dan segala macam. Itu giliran pemerintah yang mungkin susah menarik investor asing di kawasannya. Mungkin bisa beri sewa gratis," kata Sanny, Senin (24/8/2020).


Bagi Sanny, kepercayaan adalah modal utama untuk menarik investor asing tanpa perlu 'membungkuk' dengan memberi sewa lahan gratis.


"Sementara di 70 kawasan yang ada, mekanisme mereka ada sewa, ada juga transaksi jual beli. Jadi lahan industri langsung dialihkan kepada atas nama investor, sehingga mereka merasa lebih secure, jadi nggak perlu bayar sewa-sewa lagi. Sekali transaksi selesai," terang Sanny.



Selanjutnya, Sanny mengungkapkan bahwa investor mempunyai banyak pilihan tanpa menunggu kesiapan operasi kawasan industri Batang, Jawa Tengah. Banyak kawasan lain yang memiliki potensi sama baiknya, bahkan jauh lebih siap.


"Masuknya Investor asing bukan barang baru. Nggak perlu harus masuk ke Batang. Ada 70 kawasan industri yang sudah beroperasi di seluruh kawasan Indonesia siap menerima relokasi industri-industri luar negeri," ungkap Sanny.


Himpunan Kawasan Industri mencatat ada 51 industri yang masuk kawasan industri dan menyebar di 70 kawasan industri di seluruh Indonesia. Sebanyak 26 termasuk investor asing dan tahun lalu, ada 164 investor masuk dengan 64 perusahaan asing.



Sanny berpendapat kawasan industri Batang perlu waktu karena untuk mempersiapkan infrastruktur dasar, terutama pelabuhan kawasan industri.


"Jadi sekarang ada 70 kawasan industri yang siap menerima investor dari Ladong Aceh sampai sisi timur di Weda Bay Halmahera (Maluku). Di Jawa sendiri ada dari Banten hingga Jatim tersebar," sebut Sanny. (Al-Hanaan)


Foto: Ist Agus Suparto


Comments


bottom of page