Jokowi Kirimkan Bantuan Untuk Korban Banjir Bandang di Luwu Utara
- MyCity News

- Jul 23, 2020
- 2 min read

Presiden Joko Widodo mengirimkan bantuan sembako kepada korban banjir bandang di Luwu Utara. Tim Sekretariat Presiden bersama Paspampres menyerahkan sembako di pokso penanganan darurat bencana alam di Kecamatan Baebunta, Luwu Utara pada Rabu (22/7/2020).
Sebanyak 3.000 paket sembako diserahkan secara simbolis kepada Indah Putri Indriani, Bupati Luwu Utara. Penyerahan itu dihadiri oleh Ketua DPRD Luwu Utara, Basir dan Komandan Korem 142/Taroada Tarogau, Brigjen TNI Firman Dahlan.
Total keseluruhan bantuan sembako sebanyak 10.000 paket. Tiap paket berisi 5kg beras, 1L minyak goreng, 1kg gula, dan 1 kotak teh celup. Selain itu, sebanyak 900 paket bantuan selimut, sarung, susu balita, handuk dewasa, dan popok balita.
Sebelumnya, Presiden Jokowi sempat mengutus jajarannya untuk menangani dampak banjir di Luwu Utara.
"Dari Jakarta saya telah memerintahkan Menteri PUPR untuk segera turun ke Luwu Utara bekerja sama dengan pemerintah Sulawesi Selatan, TNI, Polri, Basarnas, dan BPBD setempat melakukan upaya penanganan darurat dan segera memulihkan kondisi Masamba," tulis Jokowi di akun Instagram pada Jumat (17/7/2020).
Ia juga menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban bencana dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan dan kesabaran.
"Saya menyampaikan dukacita yang dalam atas jatuhnya korban jiwa dalam bencana ini dan kepada keluarga-keluarga yang ditinggalkan, kiranya diberi-Nya kesabaran dan kekuatan," ungkap Kepala Negara.
Di sisi lain, Komandan Korem 142/Taroada Tarogau Brigjen TNI Firman Dahlan mengatakan tantangan bagi aparat di lapangan adalah penyaluran bantuan di masa pandemi Covid-19.
"Memang dalam kondisi Covid-19 yang kita hadapi sekarang ini, kita harapkan tidak terjadi pandemi baru ataupun klaster baru yang terjadi. Yang paling rawan adalah tempat pengungsi. Sehingga langkah yang kita lakukan adalah mengatur pengungsi sesuai dengan protokol kesehatan," kata Firman.
Menurut data Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara per Senin (21/7/2020), banjir bandang menyebabkan 106 orang luka-luka, 38 orang tewas, dan sembilan orang hilang. (Al-Hanaan)
Foto: Setneg



Comments