top of page

Indonesia Masih Beruntung, Sri Mulyani: Banyak Negara Resesi & Kontraksi Double Digit

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Aug 28, 2020
  • 1 min read


Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan pandemi Covid-19 merupakan tantangan bagi negara di dunia. Belum ada kepastian kapan pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir.


Dalam webinar Mahkamah Agung , Kamis (27/8/20020), Sri Mulyani mengatakan pandemi membuat perekonomian turun tajam hingga dua kali. Akibatnya, banyak negara masuk ke jurang resesi.



"Semua negara mengalami kondisi ekonomi yang sangat tertekan, banyak yang mengalami resesi kontraksi ekonomi hingga mencapai double digit contraction," tutur Sri Mulyani.


Sri Mulyani memandang posisi Indonesia lebih beruntung dibandingkan negara lain karena masih bisa tumbuh positif di kuartal I (Q1) 2020. Meski demikian, Indonesia mengalami kontraksi sebesar -5,34% pada Q2 2020.


Untuk itu, pemerintah harus melakukan upaya luar biasa untuk membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19 sekaligus memulihkan perekonomian. Upaya pemerintah diantaranya penyerahan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat dan stimulus untuk pelaku UMKM.



Langkah lain adalah terbitnya Peraturan Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2020 yang berubah menjadi Undang-undang Nomor 2 Tahun 2020. UU ini menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengubah UU APBN 2020 untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19.


"Ini adalah suatu langkah extraordinary di dalam rangka kita untuk bisa memberi landasan hukum langkah-langkah pemerintah di bidang keuangan negara dan di dalam menjaga stabilitas sistem keuangan," ungkap Sri Mulyani. (Al-Hanaan)


Foto: Istimewa



Comments


bottom of page