top of page

IDI Tanggapi Soal Tanaman Eucalyptus Sebagai Solusi Lawan Corona

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Jul 9, 2020
  • 1 min read

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Muhammad Faqih turut menanggapi tentang penelitian eucalyptus. Tanaman tersebut belakangan ini disebut sebagai salah satu solusi melawan virus, termasuk SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.


Ia mengatakan, IDI akan melakukan uji klinis kepada pasien positif Covid-19 dan pengembangan riset lebih lanjut dengan bahan baku eucaliptus.


Pernyataan itu diungkap ketika Badan Penelitian Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menggelar penandatangan MOU dengan IDI di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (8/7/2020).



"Temuan kandungan pada tanaman eucalyptus oleh Balitbangtan Kementan tekah menyadarkan kita bahwa kita kurang memanfaatkan produk dalam negeri yang kita olah sendiri," ujar Daesng seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (8/7/2020).


Dia menuturkan, selama ini alat kesehatan dan obat-obatan di Indonesia hampir seluruh produknya diimpor dari berbagai negara. Impor terbanyak dilakukan dari negara Cina dan India. Padahal, selama ini Indonesia merupakan negara agraris yang kaya akan tanaman kaya manfaat.


Dengan temuan tersebut, Daeng berharap tanaman obat yang ada di Indonesia bisa dibudidayakan untuk penelitian lebih mendalam sekaligus memastikan kesehatan masyarakat agar tidak tergantung pada bahan impor.



"Mudah-mudahan kemandirian bangsa di bidang obat-obatan di Indonesia dapat dibantu dengan kontribusi sektor pertanian," ungkapnya.


Seperti diketahui, Kementerian Pertanian telah mengembangkan penelitian untuk produk-produk yang menggunakan eucalyptus. Salah satunya yang menghebohkan adalah kalung 'antivirus corona'.



Berdasarkan penuturan Syahrul, kalung tersebut berasal dari hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh Balitbangtan. Dalam kalung itu, ada kandungan dari pohon kayu putih atau disebut eucalyptus yang dipercaya dapat mematikan virus corona. (Dimas Satrio)


Foto: Dok. BNPB

Comments


bottom of page