Hormati Keberagaman Ras, CEO Jadikan 19 Juni Hari Libur Permanen di Twitter
- MyCity News

- Jun 12, 2020
- 1 min read

Sebagai bentuk penghormatan dan dukungan atas keberagaman ras, Chief Executive Twitter dan Square, Jack Dorsey, menjadikan 19 Juni atau yang biasa dikenal dengan sebutan Juneteenth sebagai hari libur permanen di perusahaannya.
19 Juni dikenal sebagai Juneteenth untuk memperingati penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS) oleh Presiden Abraham Lincoln.
Hari itu juga dikenal sebagai Emancipation Proclamation, yang diumumkan di negara bagian Texas pada 19 Juni 1865 saat berakhirnya Perang Sipil.
Baca Juga:
Ya, Dorsey memang dikenal memiliki semangat pluralitas yang tinggi. Dia juga pernah menyumbangkan dana sebesar 1 miliar dolar AS atau Rp14 triliun untuk membantu penanganan Covid-19.
Dia juga sempat beberapa kali mencuit soal kasus kematian pria kulit hitam, George Floyd, yang memicu aksi demonstrasi di seluruh wilayah AS.
Floyd meninggal setelah seorang polisi kulit putih bernama Derek Chauvin menekan leher Floyd dengan dengkul selama nyaris 9 menit saat melakukan proses penangkapan.
Rekaman video amatir dari pejalan kaki menunjukkan Floyd berulang kali mengatakan dia tidak bisa bernapas. (Arie Nugroho)



Comments