top of page

Grace Hopper, Kabel Bawah Laut Google yang Sambungkan AS Hingga Inggris dan Spanyol

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Jul 28, 2020
  • 2 min read


Google membangun kabel optik fiber bawah laut yang menyambungkan Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Spanyol untuk meningkatkan pelayanan. Kabel itu dinamai Grace Hopper, seorang pelopor bahasa manusia untuk coding dan perwira tinggi angkatan laut AS. Kabel Grace Hopper lebih awet dan kuat untuk jaringan yang menyokong konsumen Google dan produk perusahaan.



"Selesai dipasang, kabel Grace Hopper akan menjadi salah satu kabel baru yang menghubungkan Amerika Serikat dan Inggris sejak 2003. [Kabel itu akan] meningkatkan kapasitas di persimpangan global yang sibuk dan mengaktifkan pelayanan Google seperti Meet, Gmail, dan Google Cloud," kata Bikash Koley, wakil presiden Google Global Network.


"Kabel itu juga menandai investasi pertama kami di rute kabel bawah laut swasta ke Inggris dan rute pertama kami ke Spanyol. Nantinya, titik kabel di Spanyol akan mengintegrasikan region Google Cloud di Madrid ke infrastruktur global kami," lanjut Koley, seperti dilansir dari CNBC, Selasa (28/7/2020),


Kabel itu melintang dari New York ke Bude, kota resor tepi laut yang ringkas di timur laut Cornwall dan Bilbao di Spanyol. Panjang kabel mencapai 6.250 km dari Amerika serikat ke Inggris dan 6.300 km dari Amerika Serikat ke Spanyol.



Tahun ini, Google menandatangani kontrak dengan perusahaan kabel SubCom yang berkantor pusat di New Jersey. SubCom inilah perusahaan di balik kabel Grace Hopper. Proyek ini diperkirakan selesai pada 2022.


Kabel bawah laut itu menyambungkan 98% lalu lintas internet di seluruh dunia. Kabel inilah yang membuat kita bisa membagikan, mencari, mengirim, dan menerima informasi dari seluruh dunia secepat kilat.


Aturan untuk di rumah saja selama pandemi untuk mengindari penularan Covid-19 menuntut layanan data yang besar untuk mengakses Netflix dan Zoom.


"Pandemi Covid-19 menyadarkan betapa pentingnya konektivitas. Masa-masa genting ini mengajarkan kita bahwa jaringan yang stabil dan aman adalah kebutuhan penting," kata Tom Meyer, general manager di IDC Eropa.



"Tak usah ditanya, investasi untuk infrastruktur adalah prioritas utama, khususnya ketika konektivitas menjadi kebutuhan yang semakin mendesak," imbuh Meyer. (Al-Hanaan)


Foto: CNBC



Comments


bottom of page