Fasilitas Kesehatan Terbatas, Anies: Situasi Jakarta Mengkhawatirkan!
- MyCity News

- Sep 9, 2020
- 2 min read

Kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta semakin meningkat. Hal ini membuat Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan bersuara mengenai kondisi terakhir penanganan Covid-19.
"Hari ini gugus tugas mengadakan rapat khusus mengevaluasi perkembangan terakhir kasus Covid-19 di Jakarta karena situasinya mengkhawatirkan," katanya, Jakarta, Rabu (9/9/2020), dilansir dari CNBC Indonesia.
"Dalam satu minggu terakhir ini angka positivity rate di Jakarta itu 13,2%. Satu minggu terakhir. Secara kumulatif sejak awal sampai sekarang positif rate kita sekitar 6,9%. 13,2 % di Jakarta dan di Indonesia 18,4%," lanjut Anies.
Jumlah kasus yang membludak berdampak pada efektivitas penanganan Covid-19. Untuk itu, pemerintah harus mengimbangi fasilitas kesehatan dengan jumlah pasien Covid-19.
"Kenapa mengkhawatirkan? Karena kapasitas rumah sakit ada batasnya. Bila jumlah yang membutuhkan perawatan makin hari makin banyak, di atas kemampuan kapasitas Rumah Sakit dan jumlah tenaga medis, maka kita akan menghadapi masalah besar," jelas Anies.
"Karena itu, nanti sore siang ini kita akan review dan siapkan kebijakan baru," tambah Anies.
Rencananya, Anies akan mengadakan rapat dengan tim gugus tugas Covid-19. Ia belum menjelaskan kebijakan yang ia ambil untuk mengatasi kondisi yang mengkhawatirkan ini.
Sebelumnya, Anies akan mengeluarkan paket kebijakan usai masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Kebijakan ini merupakan lanjutan dari kebijakan fase sebelumnya terkait penanganan Covid-19 di DKI Jakarta.
"Karena siklus PSBB kita akan berakhir tanggal 9 dan saat itu kita akan sampaikan paket kebijakan untuk fase berikutnya," ungkap Anies, Jakarta, Senin (7/9/2020).
Berdasarkan pantauan MyCity pada Rabu (9/9/2020) pukul 16.57 WIB dari situs kemkes.go.id, jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta bertambah 1.004 orang menjadi 49.397 kasus.
Jumlah pasien sembuh bertambah 841 orang sehingga menjadi 37.224 orang. Adapun pasien yang meninggal bertambah 17 orang sehingga menjadi 1.334 orang. (Al-Hanaan)
Foto: Istimewa



Comments