top of page

Diblok, TikTok Kirim Surat ke Pemerintah India

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Jul 4, 2020
  • 1 min read


Untuk memberikan kepercayaan terhadap penggunanya, TikTok memindahkan data server mereka dari Cina ke Singapura. Sebelumnya, TikTok dan 59 aplikasi asal Cina diblokir di India.


Ya, India memutuskan untuk memblokir berbagai aplikasi asal Cina akibat insiden tewasnya 20 tentara mereka akibat bentrok di perbatasan Himalaya.


Melalui surat yang ditujukan kepada Pemerintah India tertanggal 28 Juni, CEO TikTok Kevin Mayer memaparkan, Pemerintah Cina tidak akan meminta data pengguna. Adapun bila diminta, TikTok menegaskan perusahaan mereka tidak akan memberikannya.


"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa Pemerintah Cina tidak pernah meminta kepada kami untuk data TikTok dari pengguna India," tulis Mayer dilansir Reuters, Sabtu (4/7/2020).


Untuk menyakinkan mereka, Mayer bahkan mengungkapkan kalau data server pengguna India tidak ada di Cina, melainkan di Singapura.


"Jika kami pernah menerima permintaan seperti itu di masa depan, kami tidak akan mematuhinya," kata Mayer.


"Privasi pengguna kami, serta keamanan dan kedaulatan India, sangat penting bagi kami. Kami telah mengumumkan rencana kami untuk membangun pusat data di India," dia menambahkan.


Disebut surat tersebut dikirimkan TikTok sebelum adanya pertemuan antara Pemerintah India dan anak perusahaan ByteDance pada minggu depan. Sementara menurut sumber yang akrab dengan Pemerintah India, larangan TikTok di India tidak mungkin dicabut dalam waktu dekat ini. (Arie Nugroho)

Comments


bottom of page