Banjir Luwu Utara: 25 Orang Tewas, 69 Orang Hilang, dan 10 Rumah Hanyut
- MyCity News

- Jul 16, 2020
- 1 min read

Banjir bandang melanda Kabupaten Luwu Utara di Provinsi Sulawesi Selatan. Banjir bandang itu menyisakan timbunan lumpur dan pasir dengan ketinggian empat meter.
Pada Rabu (15/7/2020) pukul 23.00 WITA, data kaji cepat menunjukkan timbunan lumpur setinggi 1-2 meter di Kecamatan Masamba, timbunan lumpur setinggi 3-4 meter Kecamatan Baebunta, dan Kecamatan Sabbang.
Sedikitnya 25 orang meninggal dunia, 19 orang luka berat, dan 69 orang hilang.
Banjir bandang itu juga berdampak pada empat kecamatan lain yaitu Sabbang Selatan, Baebunta Selatan, Malangke, dan Malangke Barat.
Wilayah yang paling parah terdampak banjir adalah Desa Radda Kecamatan Masamba. Lebih dari 1.500 orang diselamatkan oleh petugas dan korban luka dirawat di rumah sakit.
Intensitas hujan tinggi pada Senin (13/7/2020) menyebabkan 738 KK (2.949 orang) mengungsi dan 4.202 KK (15.994 orang) terdampak.
Kerugian material berupa 4.930 rumah terendam, 10 rumah hanyut, dan 213 rumah tertimbun pasir bercampur lumpur.
Selain itu, satu kantor koramil 1403-11 terendam air dan lumpur ketinggian satu meter, jembatan antardesa terputus, dan jalan lintas provinsi tertimbun lumpur setinggi satu hingga empat meter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara membuka pusat layanan Peduli Banjir Bandang Luwu Utara.
1. Ketua Harian: Drs. H. Muslim Muchtar, M.Si (081242159030)
2. Bidang Evakuasi: Muhlis Baso, S.Sos (082290714634)
3. Bidang Orang Hilang: Hermansyah, ST (08289037233)
4. Bidang Logistik: Irwan, ST (085394016243)
5. Bidang Rekonstruksi: H. Andi Awaluddin, ST,MT (081311364974)
Berdasarkan data kaji cepat, kebutuhan mendesak warga korban banjir adalah air bersih, obat-obatan, makanan siap saji, selimut dan peralatan pembersih rumah.
Sampai sekarang, tim SAR gabungan mencari korban hilang, mendirikan pos lapangan, memenuhi kebutuhan dasar korban banjir, memberikan layanan kesehatan, dan memulihkan jaringan listrik bersama PLN. (Al-Hanaan)
Foto: PMI



Comments