Banjir Bandang Konawe: 1.438 Rumah dan 11.800 Hektar Sawah Terendam
- MyCity News

- Jul 21, 2020
- 2 min read

Hujan dengan intensitas rendah hingga tinggi mengguyur Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara selama seminggu. Akibatnya, sungai Konaweha dan sungai Jahambuti meluap dan menyebabkan banjir pada Rabu (15/7/2020) pukul 05.15 WITA. Sedikitnya sebanyak 50 desa di 16 kecamatan terdampak banjir.
Tim Reaksi Cepat (TRC) melaporkan BNPB melaporkan sedikitnya 3.306 KK terdampak banjir dan 4.046 orang mengungsi.
Kerugian materil berupa 1.438 rumah dan 11.800 hektar sawah terendam. Lahan pertanian, perkebunan, dan perikanan terancam gagal panen.
Selain itu, infrastruktur turut rusak. Jembatan di tiga kecamatan yaitu Lambuya, Tongauna, dan Latoma terputus. Sementara, empat jembatan lain putus. Banjir masih merendam bagian hilir Sungai Konawe dan Sungai Jahambuti sehingga jaringan komunikasi, listrik, dan akses terhadap air bersih juga terputus.
Berdasarkan pantauan terakhir di Bendung Wawotobi pada Minggu (19/7/2020), Tinggi Air Muka (TMA) setinggi 230 cm. Posko dan tempat pengungsian berada di lokasi strategis seperti balai desa, tempat ibadah, sekolah-sekolah, dan rumah tangga.
Ada satu desa yang terisolasi karena akses jalan tertimbun longsor yaitu Desa Lalomerui di Kecamatan Routa. Berdasarkan informasi dari Camat Routa, ada 50 KK yang terpaksa mengungsi. Sebagian pengungsi mendirikan tenda pengungsian secara mandiri.
Pemerintah Kabupaten Konawe mengirim bantuan kebutuhan dasar dan layanan kesehatan bagi pengungsi. TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe juga mendistribusikan logistik ke beberapa desa di Kecamatan Puriala dan Kecamatan Pondidaha.
TRC BPBD Konawe juga mendirikan dapur umum lapangan, mengawasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Konawe, mengevakuasi korban terdampak banjir, dan mendistribusikan air bersih.
Tim BPBD Kabupaten Konawe juga menyiapkan perahu jenis Tamaran untuk mengangkut suplai logistik ke daerah yang tidak dapat diakses melalui jalur darat. Selain itu, mengaktivasi Posko Tanggap Darurat Bencana berpusat di kantor BPBD Kabupaten Konawe.
Tim BNPB saat ini mencatat kebutuhan yang mendesak yaitu air bersih, makanan siap saji, selimut, peralatan pembersih rumah, matras/tikar, family kit, obat-obatan, pakaian dewasa dan anak-anak, serta kebutuhan bayi dan balita. (Al-Hanaan)
Foto: BPBD Kab. Konawe



Comments