top of page

Bangun Kekuatan Nirmiliter, Kemhan Bekali Lulusan Militer dengan Sains

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Jul 24, 2020
  • 2 min read


Kementerian Pertahanan (Kemhan) berkomitmen untuk membangun kekuatan nirmiliter dan melindungi kedaulatan bangsa. Untuk itu, Kemenhan menyiapkan sumber daya manusia melalui pendidikan di Universitas Pertahanan (Unhan).


"Anda semua merupakan angkatan pertama dari program S-1 di Unhan. Anda semua merupakan bagian dari program besar untuk mewujudkan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang memadukan Pertahanan Militer dan Pertahanan Nirmiliter di masa depan," ucap Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri Pertahanan di Akademi Militer di Lembah Tidar Magelang, Kamis (23/7/2020).



Saat menjadi Inspektur Upacara di acara pembukaan DIKSARMIL CHANDRADIMUKA bagi Kadet Mahasiswa S-1 Universitas Pertahanan, ia mengatakan mahasiswa angkatan pertama dari program S-1 dididik untuk menjadi para ahli di bidang Kedokteran Militer, Farmasi Militer, Teknik Militer, dan MIPA Militer.


"Kalian disiapkan untuk menjadi pejuang dan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya dalam bidang kesehatan, farmasi, dan teknologi yang berbasis artificial intelligence. Ini yang menjadikan kalian memiliki “nilai lebih” dari mahasiswa yang lain," tandas Sakti.


Sakti mengambil contoh mahasiswa yang ahli di bidang farmasi militer. Negara mengharapkan alumni menjadi ahli virologi dan menciptakan vaksin berkaitan dengan penyakit akibat virus.


Mereka yang berminat di bidang teknologi informasi diharapkan siap menghadapi ancaman perang. Di masa depan, senjata militer menggunakan machine learning, kecerdasan buatan, dan data besar (big data).


"Perang di masa depan akan lebih banyak menggunakan robot dibandingkan manusia. Manusia hanya akan berada di belakang layar sebagai pengendali robot-robot tersebut," ungkap Sakti.



Untuk mewujudkan itu semua, beban berat terletak di pundak pendidik. Pendidik harus meningkatkan kemampuan dan keterampilan dengan perkembangan ilmu terkini.


"Terakhir, sebagai senior saya katakan masa pendidikan ini akan menjadi periode terindah, terkuat dan terpenting dalam sejarah hidup kalian. Yang membentuk kalian sebagai patriot bangsa sejati dengan keunggulan kompetensi tak terkalahkan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan, taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara yang sangat dan sangat kita cintai bersama," pungkas Sakti. (Al-Hanaan)




Comments


bottom of page