top of page

Alibaba Cloud Punya Teknologi AI untuk Perangi Covid-19 di Indonesia

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Jun 2, 2020
  • 2 min read


Teknologi saat ini menjadi bagian penting di sektor kesehatan. Melalui kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), dokter kini lebih mudah untuk mendiagnosis suatu penyakit.


Terkait hal itu, Alibaba Cloud memperkenalkan teknologi CT Image Analytics Technology yang dapat mendiagnosis Covid-19 dengan tingkat akurasi mencapai 96 persen dan telah teruji di Cina.


Teknologi ini dikembangkan oleh Alibaba DAMO Academy, sebuah lembaga riset global yang diprakarasi Alibaba Group.


Sistem AI ini dapat mengidentifikasi virus Corona melalui CT Scan. Algoritma ini telah terlatih dengan data dan CT scan dari lebih dari 5.000 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi pada akhir Februari lalu.


Dengan semakin meningkatnya jumlah pasien terinfeksi COVID-19 di Indonesia, tenaga medis di Indonesia diharuskan untuk terus sigap dalam menangani para pasien terinfeksi COVID-19.


Untuk membantu menahan laju penyebaran COVID-19, Alibaba Cloud sebagai tulang punggung data intelligence dari Alibaba Group ini bekerja sama dengan dua rumah sakit di Indonesia yakni Rumah Sakit Eka dan Rumah Sakit OMNI menyediakan algoritma miliknya utuk menganalisis gambar CT scan thorax/paru pasien suspek COVID-19.


"Teknologi ini diuji dengan menggunakan 5.000 model CT scan di China, dengan tingkat akurasi hingga 96% dalam mendiagnosis pasien yang terjangkit COVID-19," ujar Country Manager Alibaba Cloud Indonesia, Leon Chen, dalam keterangan tertulis kepada MyCity, Selasa (2/6/2020).


"Dengan berkontribusi pada teknologi komputasi cloud dan AI, kami berharap dapat membantu menahan laju penyebaran pandemi bersama dengan rumah sakit di Indonesia. Pandemi ini adalah tantangan kritis bagi kita semua, dan kami berharap untuk menghadapi tantangan ini bersama dengan komunitas kesehatan setempat di Indonesia," dia menambahkan.


Leon menutukan nantinya hasil analisis akan tersedia dalam waktu kurang dari satu menit pada sistem TI rumah sakit masing-masing yang dapat menjadi rujukan bagi para dokter untuk melakukan diagnosis yang lebih tepat berdasarkan data. Analisis berbasis AI ini dilakukan oleh Alibaba Cloud Indonesia, sehingga tidak ada data pribadi yang dapat disimpan atau diakses selama proses ini.


"Kemitraan dengan rumah sakit seperti Eka Hospital dan rumah sakit OMNI serta komunitas kesehatan lokal di Indonesia sangat penting dalam upaya membantu mengendalikan penyebaran COVID-19. Melalui teknologi Cloud dan AI kami yang telah teruji, kami berharap dapat memberikan kontribusi dalam memerangi virus," dia menutup. (Arie Nugroho)

Comments


bottom of page