top of page

2 Alasan Indonesia Bakal Resesi, Menkeu: Kondisinya Tidak Sangat Buruk

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Sep 7, 2020
  • 1 min read


Pereknomian Indonesia di kuartal III diramal tumbuh sebesar -2% hingga 0%. Artinya, Indonesia akan masuk ke jurang resesi. Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati di gedung DPR RI, Senin (7/9/2020).


Meski demikian, ia memandang resesi bukanlah hal buruk. Alasannya, pemerintah akan mengerahkan semua instrumen kebijakan agar perekonomian tetap berjalan.


"Kalau secara teknikal kuartal III ini kita di zona negatif maka resesi terjadi. Namun tidak berarti kondisinya sangat buruk," kata Sri Mulyani.


Jika perekonomian Indonesia di kuartal III tumbuh negatif, Indonesia resmi masuk resesi karena perekonomian Indonesia di kuartal II juga tumbuh negatif 5,34%.



Ia menjelaskan kemungkinan resesi disebabkan oleh konsumsi masyarakat dan investasi yang belum pulih secara signifikan.


Ia yakin kontraksi tidak akan sedalam kuartal II karena kontraksi sektor pendorong perekonomian di kuartal III (Juni-Agustus) tidak sedalam di kuartal II (April-Mei).



Di samping itu, stimulus pemerintah seperti Program Ekonomi Nasional (PEN) tetap berjalan. Harapannya, konsumsi dan investasi bisa tumbuh ke level netral.


"Karena satu bulan terakhir terjadi kenaikan cukup baik maka bisa berharap pertumbuhan ekonomi di kuartal III lebih baik dibanding kuartal II yang kontraksi cukup dalam -5,3%," tandas Sri Mulyani. (Al-Hanaan)


Image by Gerd Altmann from Pixabay




Comments


bottom of page