top of page

1,5 Ha Lahan Warga Terbakar di Kalimatan Timur

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Jul 31, 2020
  • 2 min read


Bencana datang bertubi-tubi. Sebelumnya, bencana hidrometerologi menerjang Sulawesi dan Papua. Kini, bencana menghantam Pulau Kalimantan pada Kamis (30/7/2020) pukul 16.25 waktu setempat.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Barat melaporkan kebakaran hutam dan lahan (karhutla) di Desa Sekolaq Joleq, Kecamatan Sekolaq Darat, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Kebakaran berawal dari pembakaran di lahan warga. Kerugian lahan dan pohon mencapai 1,5 hektare.



BPBD setempat mencegah perluasan kebakaran hutan. Pemadaman dilakukan di sisi lokasi kawasan terbakar dengan memaksimalkan sumber air yang ada di lokasi. Mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan ke lokasi kebakaran.


Kawasan hutan yang terbakar berupa tanaman pakis dan karet yang mudah terbakar. Selain itu, kondisi angin yang tak kencang menyebabkan asap gambut yang terbakar menjadi pekat sehingga mempersulit pemadaman.


Kebakaran hutan di Kalimantan bukan hal baru. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan pada 2015-2020 mencapai ratusan ribu hektare.


Rincian kebakaran hutan pada 2015-2020 sebagai berikut:

1) Kebakaran hutan mencapai 69.352,96 hektar (2015)

2) Kebakaran hutan mencapai 43.136,78 hektare (2016)

3) Kebakaran hutan mencapai 676,38 hektare (2017)

4) Kebakaran hutan mencapai 27.893,20 hektare (2018)

5) Kebakaran hutan mencapai 68.524 hektare (2019)

6) Kebakaran hutan mencapai 3.375 hektare (2020)


Data di atass diperoleh melalui analisis citra satelit landsat 8 OLI/TIRS yang diliputi dengan data sebaran titik panas (hot spot), laporan personel darat, dan laporan pemadaman oleh tim Manggala Agni.



BMKG menyatakan berdasarkan tingkat kemudahan kebakaran, beberapa wilayah Indonesia memiliki potensi dari tingkat rendah hingga sangat mudah terbakar.


Potensi kebakaran Kalimantan Timur berada pada tingkat tidak mudah (moderate). Wilayah yang sangat mudah terbakar diantaranya sebagian Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. (Al-Hanaan)


Foto: BPBD Kabupaten Kutai Barat



Comments


bottom of page