Menlu RI: Indonesia Bersama Libanon
- MyCity News

- Aug 7, 2020
- 1 min read

Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia (RI), Retno Marsudi, mengungkapkan rasa belasungkawa dan simpati mendalam kepada korban ledakan di Pelabuhan Kota Beirut, Libanon, Selasa (4/8/2020).
Ledakan besar terjadi di Pelabuhan Kota Beirut, Libanon, Selasa (4/8/2020) pukul 18.00 waktu setempat.
Jumlah korban ledakan dilaporkan terus bertambah. Awalnya, 10 orang. Kemudian, bertambah menjadi 50 dan terakhir ada 78 orang meninggal dunia akibat ledakan ini. Lebih dari 3.700 orang terluka parah akibat ledakan ini.
Baca Juga:
"Belasungkawa dan simpati terdalam saya sampaikan kepada keluarga, orang-orang dan Pemerintah Lebanon setelah ledakan besar di Beirut, yang mengakibatkan korban jiwa dan ribuan orang terluka," ujar Retno melalui akun resmi Twitter-nya.
Retno menegaskan bahwa Indonesia berdiri bersama dalam solidaritas dengan warga Libanon pada masa duka ini. Hingga kini, belum segera jelas penyebab ledakan yang terjadi di pelabuhan Beirut.
Chief of General Security Abbas Ibrahim menyampaikan penelaahan awal bahwa terdapat 2.700 ton Amonium Nitrates yang meledak di Pelabuhan.
Amonium Nitrate adalah material yang dapat meledak hebat dan sering digunakan untuk pupuk. Namun, bahan itu juga dimanfaatkan sebagai bahan peledak. (Arie Nugroho)



Comments