top of page

Ledakan di Pelabuhan Kota Beirut Libanon Picu Udara Beracun, AS Peringati Warganya

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Aug 5, 2020
  • 1 min read


Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Beirut, Libanon, meminta warganya yang berada di sekitar daerah ledakan pelabuhan Kota Beirut untuk tinggal di dalam ruangan dan memakai masker.


Imbauan itu disampaikan agar warga AS yang berada di Libanon terhindar dari kontaminasi udara beracun yang timbul akibat ledakan.


"Ada laporan gas beracun yang dilepaskan dalam ledakan itu sehingga semua orang di daerah itu harus tinggal di dalam ruangan dan memakai masker jika ada," kata kedutaan memperingatkan, sebagaimana dilaporkan CNN International, Rabu (5/8/2020).


Baca Juga:


"Kedutaan juga mendesak warga AS di daerah yang terkena dampak untuk menghubungi orang yang mereka cintai secara langsung dan/atau memperbarui status mereka di media sosial." tambah kedutaan AS.


Imbauan tersebut dikeluarkan Kedutaan AS setelah Gudang itu diyakini menyimpan bahan-bahan yang mudah meledak.


Pada saat ledakan terjadi, terlihat kepulan asap hitam dan merah yang mengirimkan gelombang kejut seismic, menghancurkan jendela-jendela, gedung-gedung dan mengguncang ibukota Lebanon itu.


Presiden Michel Aoun mengatakan bahwa 2.750 ton amonium nitrat, yang digunakan dalam pupuk dan bom, telah disimpan selama enam tahun di pelabuhan tanpa langkah-langkah keamanan. Ia juga mengatakan bahwa tragedi itu tidak dapat diterima. (Arie Nugroho)





Comments


bottom of page