top of page

Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Guncang Libanon, Lukai 2.750 Orang

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Aug 5, 2020
  • 1 min read


Ledakan dahsyat terjadi di Libanon, Beirut pada Selasa (5/8/2020) sore waktu setempat. Ledakan itu terjadi di gudang pelabuhan dekat Beirut tengah. Sedikitnya 70 orang tewas dan 2.750 orang luka-luka.


Ledakan itu tampak seperti ledakan bom atom hingga menghasilkan asap tebal bulat membumbung. Disertai dengan gelombang api yang sangat besar. Gedung-gedung berguncang dan jendela bangunan pecah.



Melansir AFP, banyak orang terjebak di bawah puing reruntuhan bangunan. Ledakan dan guncangan berdampak pada sebagian besar kota dan menyebabkan listrik mati di beberapa distrik.


"Bangunan bergetar," kata seorang penduduk melalui Twitter, Rabu (5/8/2020).


"Sebuah ledakan besar, memekakkan telinga melanda Beirut. Terdengar dari jauh."


Presiden Palang Merah Libanon melaporkan jumlah korban jatuh sangat banyak sehingga ia dan timnya kewalahan.


"Kami kewalahan menerima telepon," ujarnya.


Rumah sakit di Beirut pun tak mampu menampung korban. Sebagian korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat di luar Beirut. Ambulans dari wilayah selatan dan utara Libanon dan lembah Bekaa di timur turut membantu evakuasi korban ledakan.


Menurut pihak keamanan setempat, ada dua ledakan yang terjadi. Ledakan disinyalir berasal dari bahan peledak yang disita dan disimpan di pelabuhan selama sekian tahun.



Perdana Menteri Libanon, Hasan Diab akan menuntut pertanggungjawaban pihak terkait di pelabuhan. Ia menyatakan Rabu (5/8/2020) sebagai hari berkabung nasional.


Menanggapi kejadian itu, Presiden Michel Aoun menyerukan rapat mendesak dewan pertahanan. (Al-Hanaan)


Foto: Hussein Malla - AP



Comments


bottom of page