top of page

Huawei Minta Tunda Pencabutan Jaringan 5G Hingga Pemilu 2025

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Jul 13, 2020
  • 1 min read


Perusahaan teknologi Cina, Huawei mengajukan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. Pertemuan itu membahas perjanjian untuk menunda pencabutan jaringan telepon 5G di Inggris. Demikian dilansir dari The Times pada Senin (13/7/2020).


Huawei ingin menunda pencabutan jaringan telekomunikasi 5G setelah pemilihan umum pada Juni 2025. Harapannya, pemerintah baru yang terpilih mungkin akan mengubah keputusan.


Huawei juga berjanji akan merawat peralatan telekomunikasinya di Inggris. Peralatan telekomunikasi itu juga digunakan di jaringan 2G, 3G, dan 4G.


Inggris memberikan Cina peran terbatas untuk pemasangan jaringan 5G pada Januari. Di sisi lain, para menteri Inggris mengatakan Amerika Serikat menjatuhkan sanksi atas Huawei. Artinya, Huawei bukan lagi pemasok alat telekomunikasi yang terpercaya.


PM Inggris, Boris Johnson menghadapi tekanan keras dari Amerika Serikat dan beberapa legislator Inggris untuk melarang Huawei dengan alasan keamanan. Mereka beranggapan Cina akan memasang mata-mata di Inggris.


Pekan lalu, Duta besar Cina untuk London, Liu Xiaoming memperingatkan bahwa pengusiran Huawei akan memberi "pesan sangat buruk" untuk bisnis Cina.


Dalam hal ini, pemerintah Inggris akan menginformasikan keputusan mengenai Huawei sebelum 22 Juli 2020. (Al-Hanaan)


Foto: The Times

Comments


bottom of page