Dua Kali Suara Tembakan Terdengar, Trump Nyaris Jadi Korban Pembunuhan
- MyCity News

- Aug 11, 2020
- 1 min read

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, sempat dievakuasi saat sedang melakukan press briefing dengan para juru warta di Gedung Putih pada Senin (10/8/2020) waktu setempat.
Seperti dilansir AFP, Selasa (11/8/2020), seorang agen keamanan presiden (secret service) tiba-tiba masuk ke ruang rapat Gedung Putih. Dia kemudian mendekati Trump dan berbisik pada Trump untuk mengajaknya keluar.
"Tuan, bisakah Anda ikut dengan saya?" kata agen itu.
Baca Juga:
Setelahnya, Trump dan anggota staf pergi. Pintu ruang briefing yang masih dipenuhi wartawan dikunci.
Tak lama setelahnya, Trump kembali ke ruangan dan mengumumkan bahwa sejumlah anggota Secret Service baru saja terlibat aksi saling tembak dan melukai seorang pria yang diduga bersenjata di luar Gedung Putih.
"Penegak hukum menembak seseorang, sepertinya tersangka. Dan tersangka sedang dalam perjalanan ke rumah sakit," katanya.
Terkait kejadian itu, Trump mengatakan bahwa dia tak tahu apa-apa mengenai identitas atau motif dari orang yang ditembak itu.
"Mungkin ini tak ada hubungannya dengan saya. Insiden ini terjadi di luar perimeter Gedung Putih," ujar Trump.
"Saya tidak yakin ada yang dilanggar, jaraknya relatif jauh," tambah dia.
Menurut Tom Sullivan, kepala Secret Service Uniformed Division, tersangka merupakan seorang pria berusia 51 tahun.
Pria itu telah lebih dulu mendekati seorang petugas Secret Service yang berdiri di sudut 17th Street dan Pennsylvania Avenue, satu blok dari Gedung Putih.
"Tersangka mengatakan kepada petugas bahwa dia memiliki senjata dan berlari dengan agresif ke arahnya, mengeluarkan benda dari pakaiannya," kata Sullivan dalam sebuah pernyataan yang dimuat di Twitter. (Arie Nugroho)



Comments