Donald Trump Klaim Selamatkan 51 Juta Pekerja AS Selama Pandemi Covid-19
- MyCity News

- Aug 28, 2020
- 1 min read

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim telah berhasil mengeluarkan kebijakan yang telah menyelamatkan 51 juta pekerja selama pandemi Covid-19. Pernyataan tersebut ditujukan untuk menjawab kekhawatiran akan melonjaknya jumlah pengangguran di Negeri Paman Sam.
"Melalui paket bantuan bersejarah yang saya tandatangani dan telah menjadi undang-undang, kami berhasil menyelamatkan lebih dari 50 juta pekerja Amerika. Mereka yang berseberangan dengan ini, tentu tidak akan menyukai angka-angka ini," ujar Trump saat konferensi pers, dikutip dari Reuters pada Jumat (28/8/2020).
Penyelamatan 51 juta pekerja itu melalui Program Perlindungan Gaji atau Paycheck Protection Program (PPP), yang didanai dari pembayar pajak. Namun, tak sedikit publik yang meragukan angka klaim Trump tersebut.
Kepala Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow, memberikan beberapa pernyataan bahwa angka tersebut adalah jumlah dari semua tenaga kerja dari berbagai sektor bisnis yang telah menerima manfaat PPP.
"Betul kami telah menyelamatkan banyak tenaga kerja, dan saya rasa itu tidak perlu dipertanyakan lagi," ucap Larry Kudlow.
Diketahui, PPP merupakan bagian dari program bantuan pemerintahan Trump dengan nominal sekitar 3 triliun dolar AS (Rp43.971 triliun), yang telah disahkan oleh kongres sebelumnya. Pendanaan itu juga diperuntukkan dalam membantu usaha kecil dari dampak pukulan ekonomi akibat Covid-19. (Dimas Satrio)
Foto: Istimewa



Comments