Covid-19 Bikin Rolls-Royce Pecat Ribuan Karyawan
- MyCity News

- May 27, 2020
- 1 min read

Pandemi Covid-19 kembali memakan korban dari segi industri. Bahkan, pabrik otomotif sebesar Rolls-Royce harus memecat ribuan karyawannya.
Seperti dilansir Autocar, Rabu (27/5/2020), Rolls-Royce melakukan langkah ini demi meredam pengeluaran lantaran semua kegiatan pabrikan berhenti. Selain mobil, Rolls-Royce juga membuat mesin pesawat.
Rencana Rolls-Royce untuk menutup pabrik demi menyesuaikan sepinya penerbangan pasca wabah ini. Kabarnya, pabrikan asal Inggris ini mendapat bayaran berdasarkan jam terbang maskapai. Otomatis karena maskapai tidak beroperasi pemasukkan pun terhambat.
Dari sekitar 52.000 orang pegawai di seluruh negara, Rolls-Royce akan segera melakukan PHK terhadap sekitar 9.000 orang nantinya. “Ini bukan krisis yang kami buat. Tetapi krisis yang kita hadapi dan kita harus tangani. Pelanggan maskapai kami dan mitra badan pesawat kami harus beradaptasi dan kami juga harus," ujar CEO Rolls-Royce Warren East.
"Pemerintah di seluruh dunia melakukan apa yang mereka bisa untuk membantu bisnis dalam jangka pendek, tetapi kita harus menanggapi kondisi pasar untuk jangka menengah sampai dunia penerbangan terbang kembali dalam skala besar, dan pemerintah tidak dapat menggantikan permintaan pelanggan berkelanjutan yang tidak ada di sana," jelas East.
Sejak ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pandemi global, Virus Covid-19 menjadi momok bagi seluruh negara di dunia. Total, ada 5,587 juta orang terkonfirmasi terjangkit virus ini. 2,28 juta orang sembuh dan 350 ribu orang meninggal dunia.
Kejadian yang dialami Rolls-Royce ini sama dengan di Indonesia. Beberapa waktu lalu Pabrik sepatu Nike yang berlokasi di Kabupate Tangerang, Banten, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran terhadap 4.985 karyawan. (Arie Nugroho)



Comments