top of page

Berebut Sumber Energi, Turki Serukan Dialog dengan Yunani

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Aug 12, 2020
  • 1 min read

Updated: Aug 13, 2020



Turki ingin menyelesaikan perselisihan dengan Yunani atas eksplorasi energi di timur Mediterania melalui dialog. Demikian pernyataan Menteri Pertahanan, Hulusi Akar pada Rabu (12/8/2020).


Sebagai sekutu NATO, Turki dan Yunani ngotot mengklaim sumber daya hidrokarbon di wilayah itu. Ketegangan meningkat sejak Ankara meluncurkan operasi eksplorasi di wilayah sengketa, Mediterania pada Senin (10/8/2020).

Pemerintah Yunani menganggap kapal eksplorasi Turki, Oruc Reis beroperasi secara ilegal di perairan yang masuk wilayah gosong pasir Yunani. Namun, tuduhan itu ditepis oleh pihak Turki.


"Terlepas semua ini, kami percaya bahwa akal sehat akan menang. Kami berpihak pada hukum internasional, asas bertetangga baik, dan dialog," ujar Akar, dikutip dari Reuters, Rabu (12/8/2020).


Dalam hukum internasional, asas bertetangga baik (good neighbourliness principle) adalah suatu negara tidak boleh melakukan tindakan yang menyebabkan kerugian bagi negara tetangganya.

"Kami ingin menyelesaikan ini dengan cara damai sejalan dengan hukum internasional," imbuh Akar.


Akar mengatakan Turki akan terus mempertahankan hak dan kepentingan di perairan pantai. "Perlu diketahui bahwa laut kami adalah tanah air kami. Tiap tetesnya berharga," ujarnya. (Al-Hanaan)


Foto: Reuters



Comments


bottom of page