top of page

Yurianto: Kasus Positif Covid-19 Cenderung Meningkat

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Jul 8, 2020
  • 2 min read


Kasus positif Covid-19 per Selasa (7/7/2020) pukul 12.00 WIB sebanyak 1.268 kasus dan 13.000 lebih pasien dalam pengawasan (PDP).


Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan kasus positif cenderung meningkat di beberapa provinsi.


"Peran serta masyarakat menjadi faktor penentu di dalam pengendalian ini," kata Yurianto dalam konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Selasa (7/7/2020).


Kerja sama masyarakat dalam pengendalian Covid-19 tak hanya memutus penularan virus, tetapi juga meringankan beban rumah sakit rujukan Covid-19.


"Kita sadari sekarang bahwa rawatan penderita Covid-19 tidak murah dan tidak mudah. Beban yang berlebihan bagi satu rumah sakit untuk merawat Covid-19 ini akan berdampak pada kerugian yang besar," ungkap Yurianto.


Dalam berbagai kesempatan, Yurianto berilang kali meminta kerja sama masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.


"Kita yang bisa menghentikan sebaran ini. Tetap gunakan masker dengan cara yang benar, jaga jarak setidak-tidaknya lebih dari 1 meter, dan rajin mencuci tangan. Ini satu-satunya cara yang bisa kita lakukan. Peran saudara-saudara sekalian menjadi penentu di dalam memutuskan rantai penularan Covid-19 ini," Yurianto menekankan.


Dalam konferensi pers, Achmad Yurianto mengatakan penularan Covid-19 menyebar ke 456 kabupaten/kota. Potensi penularan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 38.702 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 13.471 orang.


Pengujian spesimen per Selasa (7/7/2020) sebanyak 17.816 spesimen. Total mencapai 946.054 spesimen.


"Kalau kita perhatikan sebaran penambahan kasus tersebut, di antaranya adalah dari Jawa Timur melaporkan 280 kasus baru dan 118 sembuh. Kemudian, yang kedua adalah Sulawesi Selatan dengan 218 kasus, dan 45 sembuh. DKI Jakarta, melaporkan 190 kasus baru dan 241 sembuh. Jawa Tengah 140 kasus baru dan 50 sembuh. Serta, Jawa Barat, 79 kasus baru, dengan 45 sembuh," Yurianto melaporkan.


Secara nasional, rerata nasional pengujian mencapai 3.394 uji per satu juta penduduk. Namun, ada lima provinsi dengan angka pengujian cukup tinggi.


Berikut rincian uji per satu juta penduduk:


DKI Jakarta 26.527 uji; Sumatera Barat 9.124 uji; Bali 8.870 uji; Sulawesi Selatan 6.288 uji; dan Papua 5.440 uji. (Al-Hanaan)


Foto: Dume Sinaga - BNPB

Comments


bottom of page