Tekan Covid-19, Pemerintah Gelar Lomba Inovasi Daerah
- MyCity News

- Jul 15, 2020
- 2 min read

Gugus Tugas Nasional sudah berkali-kali mengedukasi masyarakat mengenai protokol kesehatan. Di tengah pandemi Covid-19 yang belum ada vaksinnya, adaptasi kebiasaan baru sudah bukan lagi aturan namun budaya.
Untuk mendukung percepatan adaptasi kebiasaan baru, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengadakan Lomba Inovasi Daerah untuk sosialisasi penerapan adaptasi kebiasaan baru secara serentak di setiap daerah.
"Lomba Inovasi Daerah yang melibatkan pemerintah daerah merupakan sarana untuk mengedukasi dan mensosialisasikan bagaimana adaptasi kebiasaan baru di berbagai sektor dan aktivitas kehidupan," kata Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri pada Selasa (14/7/2020).
"Melalui kegiatan ini (Lomba Inovasi Daerah), dapat menjadi gerakan yang dilakukan secara masif sehingga seluruh masyarakat jadi paham dan tahu apa yang sebaiknya harus dilakukan demi keselamatan bersama," Tito melanjutkan.
Senada dengan Tito, Safrizal mengatakan tujuan utama Lomba Inovasi Daerah adalah mengedukasi masyarakat untuk menekan potensi penularan Covid-19.
"Tujuan utamanya memberikan edukasi dengan harapan pemberian edukasi yang semakin baik, masyarakat juga memperoleh pengetahuan dengan lebih baik," kata Safrizal dalam dialog di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta Selasa (14/7/2020).
"Kalau masyarakat teredukasi, mengetahui cara hidup yang aman dan menerapkannya, akan terhindari dari potensi terpapar risiko penularan COVID-19," Safrizal melanjutkan.
Sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal menjelaskan dana 168 miliar sebagai hadiah untuk pemerintah daerah yang sempat diperbincangkan. Dana itu merupakan dana insentif daerah dari pemerintah yang sebelumnya sudah dianggarkan.
"Dana 168 miliar ini merupakan dana negara, bukan dana pribadi Mendagri. Ini termasuk dana transfer daerah yang disebut dana insentif daerah. Sebelumnya juga sudah ada dan dianggarkan Kementerian Keuangan, hanya saja di masa pandemi ini dibuat suatu kategori baru yaitu kategori inovasi dalam pra kondisi hidup di tengah pandemi COVID-19 yang harapannya tentu digunakan untuk menolong masyarakat," Safrizal menjelaskan.
Di akhir, Safrizal mengajak Pemda untuk mengedukasi publik, memgawasi secara ketat, dan berkolaborasi dengan masyarakat untuk saling peduli dalam menerapkan protokol kesehatan. Dengan begini, keberhasilan menekan Covid-19 tidak hanya milik satu daerah, tetapi juga keberhasilan bangsa Indonesia. (Al-Hanaan)
Foto: Ranti Kartikaningrum - KOMBEN BNPB

Comments