Deputi Bidang Pencegahan BNPB Sebut Empat Tahap Sosialisasi Covid-19
- MyCity News

- Jul 17, 2020
- 2 min read

Pandemi Covid-19 resmi dinyatakan masuk ke Indonesia pada Maret 2020. Sejak itu, Gugus Tugas Penanganan COVID-19 melakukan berbagai hal diantaranya pemetaan zonasi wilayah untuk memahami karakteristik yang dimiliki masyarakat dan daerah, penilaian mandiri, pemberian edukasi pada masyarakat.
Sebagai bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, BNPB mencegah penyebaran Covid-19 melalui sosialisasi penilaian mandiri menggunakan aplikasi InaRISK Personal.
Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Lilik Kurniawan menjelaskan melalui aplikasi InaRISK Personal, masyarakat diharapkan dapat melakukan penilaian terhadap potensi risiko tertular pada dirinya sendiri maupun pada keluarganya.
"Apakah keluarganya ini juga memiliki risiko, tertular atau menularkan ke keluarga yang lain. Itu semuanya ada disana (InaRISK Personal)," terang Lilik saat dialog di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (16/7/2020).
Untuk mencegah penularan Covid-19, pemerintah menggandeng semua elemen masyarakat untuk mengedukasi masyarakat. Elemen masyarakat diantaranya tokoh masyarakat, tokoh agama, musisi, budayawan, dan pentaheliks lainnya. Pentaheliks terdiri dari lima unsur yakni, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan media massa.
"Dasarnya adalah kajian yang komprehensif dari Tim Gugus Tugas kita, tim pakar kita. Nah ini yang kita lakukan sehingga bahasanya sama, satu, untuk protokol kesehatan," ungkap Lilik.
Setelah edukasi, pemerintah melakukan sosialisasi. Sosialisasi dimulai dari masyarakat secara bertahap. Bagi Lilik, tahap sosialisasi menjadi salah satu landasan pembudayaan adaptasi kebiasaan baru di tengah masyarakat.
Ada empat tahap sosialisasi kepada masyarakat. Tahap pertama adalah pengetahuan keberadaan virus.
"Sehingga mereka tau bahwa virus ini tuh masih ada di sekitar kita. Sehingga masyarakat tidak berpikir kembali lagi ke zaman atau era sebelum ada Covid ini," ujar Lilik.
Tahap kedua, pemahaman agar masyarakat paham apa yang harus dilakukan ketika hidup bersama Covid-19.
"Masyarakat harus mengerti, kalau mereka kena virus, mereka harus kemana, bagaimana, dan penularannya seperti apa. Nah tahap ini ditujukan agar masyarakat punya rencana untuk itu," Lilik menjelaskan.
Tahap ketiga, kesadaran masyarakat untuk berencana dan berdisiplin dalam adaptasi kebiasaan baru.
"Masyarakat harus tahu mereka harus melakukan apa. Contohnya, seperti masyarakat tahu harus punya masker berapa," terang Lilik.
Keempat, tindakan. Ini adalah tahap terpenting sosialisasi karena implementasi di setiap daerah adalah kunci keberhasilan upaya yang dilakukan Gugus Tugas Nasional. (Al-Hanaan)
Foto: Dume Sinaga - BNPB

Comments