Cina Luncurkan Program Darurat Vaksin Covid-19, WHO: Itu adalah Solusi Sementara
- MyCity News

- Sep 27, 2020
- 2 min read

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendukung kampanye Cina untuk menyuntik orang-orang berisiko tinggi terinfeksi Covid-19 dengan kandidat vaksin Covid-19.
Pejabat Komisi Kesehatan Nasional, Zheng Zhongwei mengatakan Cina telah meluncurkan program darurat pada Juli dan sudah disetujui oleh WHO pada akhir Juni lalu. Namun, hal ini belum dilakukan karena uji klinis tahap III belum rampung.
"Pada akhir Juni, Dewan Negara Cina menyetujui rencana program penggunaan darurat vaksin Covid-19," kata Zheng, dikutip dari Reuters, Minggu (27/9/2020).
"Setelah disetujui, pada 29 Juni, kami berkomunikasi dengan perwakilan terkait dari Kantor WHO di Cina dan didukung oleh WHO," tambah Zheng.
Meski demikian, masing-masing negara memiliki otonomi untuk mengeluarkan kebijakan penggunaan darurat untuk produk kesehatan sesuai dengan peraturan nasional. Demikian pernyataan Asisten Direktur Jenderal WHO, Mariangela Simão.
Di sisi lain, Kepala Ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan mengatakan penggunaan darurat vaksin Covid-19 adalah solusi sementara. Sedangkan solusi jangka panjang bergantung pada penyelesaian uji coba tahap III.
Namun, sampai saat ini, Beijing belum merilis aturan lengkap program penggunaan darurat vaksin Covid-19 secara terbuka.
Sebagai informasi, ada tiga kandidat vaksin. Dua diantaraya dikembangkan oleh China National Biotech Group (CNBG) dan Sinovac Biotech. Semua kandidat vaksin itu masih dalam uji coba tahap III di luar negeri dan termasuk dalam program penggunaan darurat.
Vaksin eksperimental keempat yang dikembangkan oleh CanSino Biologics telah disetujui untuk digunakan untuk militer Cina pada bulan Juni.
Harapannya, produksi vaksin Covid-19 Cina mencapai 610 juta dosis pada akhir 2020 dan 1 miliar dosis pada 2021. Dengan begini, harga vaksin di Cina akan lebih terjangkau untuk masyarakat umum. (Al-Hanaan)
Image by Gerd Altmann from Pixabay

Comments