BPOM Takedown 50 Ribu Tautan Iklan Penjual Obat Ilegal Selama Pandemi Covid-19
- MyCity News

- Sep 25, 2020
- 1 min read

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan sebanyak 50 ribu tautan atau link website yang mengiklankan obat dan makanan ilegal di masa pandemi Covid-19.
"Krisis pandemi ini banyak dimanfaatkan oleh para penjahat yang memberikan iklan-iklan berlebihan yang tidak sepatutnya sesuai dengan pembuktiannya. Tentunya akan sangat berbahaya kalau dikonsumsi oleh masyarakat," ujar Kepala BPOM, Penny dalam konferensi pers Penindakan Obat dan Makanan di Masa Pandemi Covid-19 secara virtual, Jumat (25/9/2020).
Penny mengatakan sebanyak 50 ribu tautan berisi iklan obat terutama yang dijadikan pengobatan Covid-19 seperti hidrosiklorokuin, aktinomisin, ataupun dexamethasone. Dan kini sebanyak 50 ribu tautan sudah di take down.
"Sudah ditemukan sebanyak hampir 50 ribu tautan yang sebelumnya telah ditindaklanjuti dan telah direkomendasi take down," tambahnya.
Kendati demikian, Penny mengatakan penjualan ilegal ini juga tidak akan terjadi kalau tidak ada yang membeli.
"Jadi demand yang juga tugas dari pada masyarakat untuk tidak mencari, tidak membeli produk-produk obat keras ini yang seharusnya memang didapatkan melalui resep dokter atau dari fasilitas pelayanan kesehatan. Terutama yang terkait dengan pengobatan Covid-19," pungkasnya. (Dimas Satrio)
Foto: Istimewa

Comments