top of page

Cegah Covid-19, Ini Arahan Doni Monardo untuk Masyarakat Papua

  • Writer: MyCity News
    MyCity News
  • Jul 8, 2020
  • 2 min read


Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo mendorong masyarakat Papua untuk berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Meski sudah berulang kali diserukan, masih banyak orang yang mengabaikan protokol kesehatan.


"Jaga jarak. Sekali lagi protokol kesehatan itu pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Jaga jarak ini mudah diucapkan tapi sulit dilakukan," kata Doni dalam kunjungan kerja di Manokwari, Papua Barat, Selasa (7/7/2020).


"Tidak boleh lagi ada yang kena COVID-19. Sekali lagi, COVID-19 adalah malaikat pencabut nyawa bagi kelompok rentan," lanjut Doni.


Kelompok rentan di sini adalah manula dan orang yang memiliki penyakit penyerta (komorbid).


Baca Juga:



Penyakit penyerta diantaranya hipertensi, diabates, jantung, ginjal, dan paru-paru. Bila penyandang penyakit penyerta terinfeksi Covid-19, kondisinya akan fatal.


Untuk itu, Doni Monardo mengajak masyarakat untuk menjaga kekebalan tubuh. Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga mengatakan kekebalan tubuh yang kuat dapat mencegah penularan Covid-19.


Kekebalan tubuh dapat ditingkatkan dengan berolahraga secara teratur, makan makanan bergizi, menjaga kesehatan mental, dan istirahat yang cukup.


"Olah raga teratur, istirahat yang cukup dan tidak boleh panik, tidak boleh stres, tidak boleh hatinya risau," terang Doni.


Provinsi Papua Barat memiliki makanan khas daerah yang bergizi dan kaya manfaat, yaitu sagu. Sagu sangat melimpah di Papua dan bisa menjadi penjaga daya tahan tubuh.


"Di Papua Barat ini banyak makanan yang bergizi antara lain sagu. Sagu adalah makanan yang bergizi," ujar Doni.


Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menjabarkan satu batang sagu di Papua Barat dapat menghasilkan 50-450 kilogram sagu basah.


"Satu batang sagu dapat menghidupi satu keluarga hingga beberapa bulan," jelas Doni, mengutip ucapan Gubernur Dominggus.


Lebih lanjut, Doni juga mengimbau masyarakat Papua untuk mengonsumsi ikan laut, seperti tuna, kakap, kerapu, cakalang, baramundi.


"Ada banyak jenis ikan di Papua Barat ini. Kalau warga Papua Barat mengkonsumsi makanan yang berkualitas, saya jamin dapat terhindar dari COVID-19," tegas Doni.


Kunjungan kerja ke Papua Barat adalah kunjungan kerja ketiga setelah Jawa Timur dan Maluku.


Dalam kunjungan ini, Doni Monardo ditemani Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, Komisi VIII, dan Komisi IX DPR.


Selain meninjau lokasi di daerah untuk penanganan Covid-19, Gugus Tugas Nasional juga mendonasikan alat kesehatan.


Bantuan tersebut berupa 1 unit monitor pasien, 3 set ventilator, 2 unit humidifier, 2 unit masker non inflasif, 1 unit mesin PCR, 1.536 tes reagen PCR, 1.500 tes RNA, 1.500 tes VTM + Swab, 1000 alat rapid test, 1000 lembar masker KN 95, 210.000 lembar masker bedah, dan 45.000 lembar masker kain.


Setelah ke Manokwari, agenda selanjutnya adalah meninjau pengoperasian alat pengasap ikan dan alat pengolah sagu bagi warga Kampung Sereh Sentani. Kampung Sereh Sentani adalah daerah yang terdampak banjir bandang 16 Maret 2019 lalu. Demikian kunjungan kerja Gugus Tugas Nasional beserta rombongan ke Provinsi Kepala Burung. (Al-Hanaan)


Foto: Danung Arifin - BNPB

Comments


bottom of page